Berita

istimewa

BERITA TERORISME

Dewan Pers: Metro TV Tak Punya Iktikad Buruk

RABU, 19 SEPTEMBER 2012 | 16:31 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Metro TV tidak punya niat menyudutkan pihak-pihak tertentu terkait berita di program Headline News dan Metro Hari Ini edisi Rabu 5 September 2012 bertemakan "Awas Ancaman Teroris Muda."

Hal itu disampaikan ketua Dewan Bagir Manan usai menggelar pertemuan dengan pihak Metro TV di gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat (Rabu, 19/9).

"Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap tayangan itu. Ada beberapa hal yang kurang akurat. Tapi Dewan Pers tidak melihat itikad buruk dari pihak Metro TV. Itu sepenuhnya persoalan jurnalistik. Karena itu diselesaikan secara jurnalistik pula," terang Bagir Mannan.

Suryapratomo dari Metro TV juga mengungkapkan, bahwa tidak ada keselahan jurnalistik dalam berita itu. "Tidak ada pelanggaran jurnalistik. Tapi memang ada kekurangan yang dilakukan Metro TV. Yakni tidak menyebutkan sumber dari infografis yang ditayangkan," paparnya.

Metro TV sendiri sejak Sabtu sudah menyampaikan permintaan maaf terhadap kekeliruan. Dewan Pers juga mengapresiasi karena Metro TV telah lebih awal menyampaikan permohonan maaf.

"Di TV, twitter, online semua medium telah kami sampaikan permintaan maaf atas kekurang profesionalan yang dilakukan Metro TV sehingga menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat," tutup Surya.

Atas berita itu, gelombang protes dari berbagai kalangan teritama dari kelompok Rohis di sekolah-sekolah disampaikan kepada Metro TV. Mereka memprotes keras karena disebutkan Rohis cikal bakal teroris. [zul]


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya