Berita

Abraham Samad

Abraham Samad: Penarikan Penyidik oleh Polri Ganggu Kinerja KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2012 | 12:55 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Penarikan 20 penyidik KPK oleh Mabes Polri dipastikan akan mempengaruhi penuntasan kasus-kasus yang saat ini sedang ditangani oleh lembaga anti korupsi itu.

Demikian disampaikan Ketua KPK Abraham Samad di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 19/9).

"Kalau penyidik ini tiba-tiba ditarik itu akan menganggu kinerja KPK. Walaupun misalnya penyidik ini diganti oleh penyidik baru dan dalam tanda kutip dikatakan penyidik lebih baik, tapi (tetap) menganggu kinerja KPK," jelasnya.

Menganggu kinerja KPK, karena di antara penyidik-penyidik itu yang menangani di antara 3 sampai 11 perkara.  "Jadi Anda coba bayangkan tiba-tiba ini ditarik bagaimana prosesnya itu," ungkapnya.

Kasus apa saja?

"Semua kasus ada," jawabnya.

Tak hanya menganggu, penarikan 20 penyidik itu juga akan akan membuat mundur proses penyidikan. "Ya itu pasti. Tapi kita tetap usahakan agar setiap kasus dapat berjalan seperti adanya," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya