Berita

LSI Denny JA: Bersaing Ketat, Kemenangan Fauzi atau Joko Ditentukan Golput

SELASA, 18 SEPTEMBER 2012 | 15:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Dua hari jelang pencoblosan Pemilukada DKI, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil surveinya. Lembaga riset yang dipimpin Denny JA itu menyimpulkan, pemenang Pilkada DKI tidak bisa diprediksi.

"Besarnya persentase responden yang merespon 68 persen, dan tidak merespon 32 persen. Ini membuat prediksi yang kuat sulit dilakukan siapa pemenangnya," terang Direktur Riset LSI Arman Salam di kantor LSI, Rawamangun, Jakarta, Selasa (18/9).

Menurutnya, persaingan antara Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dengan Joko Widodo-Basuki Purnama berlangsung sangat ketat. Kedua pasangan berpeluang menang.


Kalau pertanyaan kepada responden disampaikan terbuka, katanya, maka pasangan Foke-Nara menang tipis dengan 45,1 persen, Jokowi-Ahok 44,2 persen dan pemilih yang mengambang 10,7 persen.

Sedangkan, kalau pertanyaannya disampaikan tertutup, atau dengan menyebutkan kedua pasangan calon, maka publik yang memilih pasangan Jokowi-Ahok lebih tinggi dengan persentase 46,1 persen, Foke-Nara 44,3 persen dan yang belum menentukan pilihan atau tidak menjawab sebesar 9,6 persen.

Sementara, katanya lagi, dari survei yang dilaksanakan periode 12-16 September 2012 ini ditemukan bahwa pemilih militan tidak meruba pilihan sampai waktu pecoblosan 20 September nanti.  Jokowi-Ahok dengan suara 34,2 persen, sementara pasangan Foke-Nara 32,3 persen.

"Persaingan sangat ketat, kedua pasangan berpeluang menang. Masa mengambang masih tinggi hingga 33.5 persen. Pemenang tidak bisa dipresiksi Ini akan menentukan kemenangan di hari-hari terakhir. Pendukung siapa yang banyak golput akan kalah," tambah Arman

Survei ini dilakukan kepada 440 responden dengan angkat margin of error survei sekitar 4,8 persen dan multi stage random sampling dipilih secara acak.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya