Berita

Jepang Hapus Penggunaan Energi Nuklir

SABTU, 15 SEPTEMBER 2012 | 14:31 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Jepang mengumumkan rencana menghapus penggunaan energi nuklir dalam tiga dekade berikut sebagai bagian dari kebijakan energi yang telah diubah setelah bencana Fukushima tahun lalu.

Rencana penghentian itu disampaikan dalam rapat kabinet. Keputusan ini merupakan peralihan besar bagi Jepang terkait energi nuklir. Energi nuklir adalah penghasil sepertiga tenaga listrik di Jepang.

"Salah satu pilar utama dari strategi baru untuk mengupayakan masyarakat agar sesegera mungkin tidak tergantung pada energi nuklir," ungkap seorang pejabat.


Kebijakan ini ditentang kalangan oposisi dan pemangku bisnis di Jepang, namun sangat populis bagi publik Jepang.

Pangalihannya, Jepang akan tergantung pada energi yang bisa diperbaharui, konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan dari bahan bakar fosil seperti yang dilakukan Jerman.

Dilaporkan, kebijakan tersebut telah disetujui Kabinet.[dem]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya