Berita

ist

Dunia

Enam Orang Tewas Akibat Film The Innocence of Muslims

SABTU, 15 SEPTEMBER 2012 | 10:44 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Kemarahan dan aksi penolakan umat Islam terhadap film amatir berjudul Innocence of Muslims merata terjadi di Timur Tengah dan Afrika Utara. Para pemimpin muslim berharap AS meningkatkan keamanan kedutaannya di wilayah regional.

Hingga Jumat kemarin, enam orang tewas atas penolakan terhadap film berkonten menghina Islam dan Nabi Muhammad itu. Tiga orang di Tunisia, dua di Sudan dan satu di Lebanon.

Seperti dilansir abc.net, demonstrasi penolakan terhadap film tersebut juga terjadi di Mesir, Yaman, Afghanistan, Malaysia, Bangladesh, Pakistan, Iran dan Iraq.


Tembakan peringatan dan gas air mata digunakan petugas keamanan Yaman untuk mengalau ratusan demonstran yang mencoba mencapai kedutaan AS di Sana'a. Para demonstran berkumpul sekitar 500 meter dari kedutaan dengan meneriakan pengusiran dubes AS dan membakar bendera Amerika.

Sementara, satu orang demonstran terbunuh dan dua lainnya terluka dalam bentrokan dengan pasukan keamanan di ibukota Lebanon, Tripoli.

Pasukan keamanan Lebanon segera melepaskan tembakan setelah para demonstran mulai memasuki restoran cepat saji KFC, di Tripoli dan melempari batu ke gedung-gedung pemerintahan sambil meneriakkan slogan anti Amerika.

Film Innocence of Muslims yang berbujet murah dibuat oleh seorang yang mengaku bernama Sam Bacile, seorang warga California AS yang juga mengaku keturunan Israel. Nama Bacile ia akui saat orang yang pernah mengatakan bahwa 'Islam adalah kanker'.[dem] 

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya