Berita

Gubernur Thaib Harmayin Berharap Morotai Dijadikan Wilayah Ekonomi Khusus

SABTU, 15 SEPTEMBER 2012 | 10:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pemerintahan Daerah Provinsi Maluku Utara bukan hanya bangga atas kedatangan Presiden SBY bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono di Dermaga Penyeberangan Daruba Pulau Morotai untuk membuka acara Sail Morotai 2012.

Diharapkan, kehadiran ini menjadi rahmat untuk memajukan Pulau Mortai yang merupakan pulau terluar di Maluku ini.

"Ini adalah momentum emas bagi kami. Acara ini adalah berbasis masa depan, bukan hanya memunjukan sejarah tapi keinginan untuk memajukan Maluku Utara khususnya Morotai," ujar Gubernur Maluku Utara, Thaib Harmayin saat memberikan kata sambutan di hadapan Presiden SBY (Sabtu, 15/9).


"Ini bisa menjadi icon baru ekonomi di Indonesia VI, bahkan di asia pasifik," sambung Thaib.

Derah Morotai dikenal memiliki keunggulan kalautan, perikanan, parawisata laut yang indah. Jelas Thaib, kepulaun di Maluku Utara adalah raksasa yang lagi tidur dan siap dibangunkan untuk mendongkrak bidang ekonominya.

"Morotai pusat kemajuan daerah ini. Kami memohon Morotai dijadikan wilayah ekonomi khusus. Tentu semua itu harus ada perhatian khusus pemerintah pusat," ungkapnya

Selain dihadiri Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono pembukaan Sail Mortai 2012 juga dihadiri anggota DPR dan DPD RI, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam, Menkes Nafsiah Mboi, dan Menpora Andi Mallarangeng, Menkokesra, Agung Laksono, Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo, Panglima TNI, Kapolri, Timur Pradopo, Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, Menteri Sosial, Salim Segaf Aljufri, Menteri Perhubungan, EE Mangindaan, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif Cicip Sutardjo, Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, Kasad Pramono Edy.

Juga terlihat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad, para Veteran PD II dan Trikora dan Pemkab Se-Maluku Utara.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya