Berita

agung laksono

Menko Kesra Optimistis Morotai 2,5 Tahun Lagi akan Maju

JUMAT, 14 SEPTEMBER 2012 | 16:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ada panyak perbedaan antara persiapan penyelenggaraan Sail Morotai 2012 dengan acara sejenis sebelumnya, seperti Sail Bunaken 2009, Sail Banda 2010, dan Sail Wakatobi-Belitong 2011. Persiapan penyelenggaraan Sail Morotai 2012 dimulai dari nol.

Demikian disampaikan Menko Kesra, Agung Laksono kepada di Pelabuhan Daruba, Morotai, Maluku Utara, kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat (14/9).

"Kalau Sail Morotai mendeplok dari zero, dari dua tahun yang lalu. Ini sudah jauh berbeda, baik infrastruktur, sarana dan prasarana. Termasuk, pesawat landasan, rambu-rambu bandara sehingga sekarang bisa terbang malam. Itu sangat diperlukan dalam menghadapi dinamika di wilayah fasifik," jelasnya.

Agung membandingkan sail sebelumya, seperti Sail Banda, wilayah tempat penyelengaraannya sudah siap untul melaksanakan event bertaraf internasional. "Kalau Sail Morotai, dari tidak ada menjadi ada. Kalau yang lain cuma memperbaiki saja," ungkapnya.

Selain itu, sambung Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar ini, di Pulau Morotai sekarang dan masa akan datang selalu memiliki pontensi kelautan yang sangat besar dan menjanjikan. Di sisi lain, Moratai memiliki nilai historis terkait sejarah Perang Dunia II dan Trikora.

Dengan itu, Agung menilai, Morotai punya daya tarik sendiri untuk menunjang pengembangan dunia pariwisata dengan baik. Apalagi di pulau bersejarah ini akan dibangun museum kelas dunia yaitu Museum Perang Dunia.

"Meski ini jauh dari Jakarta, tapi kalau membangun, jangan tanggung. Sehingga orang akan tertarik," tekannya.

Hanya saja, Agung mengharapkan Pemda Morotai dan Pemprov Malut mampu menarik investor dengan baik dan nyaman. Proses investasi juga harus  dipermudah dan jangan dipersulit.

"Pusat sudah mendorong memperkenalkan ini ke dunia internasional. Infrastruktur jalan sekeliling akan dibangun, listrik ditambah, semuanya mengkondisionalkan layak investasi. Tapikan tidak cukup regulasi dan aturan saja, sikap masyarakat harus welcome terhadap orang-orang asing. Saya tertantang tadi. Maka saya terus berusaha. Dalam jangka 2,5 tahun saya yakin ada perubahan disini," demikian mantan Ketua DPR ini. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya