Berita

anas urbaningrum.jpg

KORUPSI PLTS

Demokrat Serahkan Sepenuhnya kepada KPK

JUMAT, 14 SEPTEMBER 2012 | 10:31 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaniningrum tidak akan meladeni tudingan M. Nazaruddin terkait dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) tahun 2008 di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. 

"Nggak perlu," ujar Jurubicara Demokrat Andi Nurpati kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 14/9).

Karena kasus ini sedang diproses secara hukum, Demokrat menyerahkan sepenuhnya KPK.

"Jadi percaya pada proses hukum. Kan perlu ada dua alat bukti untuk menyatakan seseorang (terlibat). Kurang lebih begitu," sambungnya.

Anas, begitu juga Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Saan Mustopa, yang disebut mantan bendahara umum partai berlambang bintang mercy itu terlibat akan kooperatif kalau KPK memerlukan keterangan dari mereka.

"Kalau KPK membutuhkan keterangan dari beliau-beliau, seperti yang lalu, kan selalu akomodatif. Kawan-kawan yang lain juga kan selalu akomodatif," demikian Andi, yang juga mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum ini.

Sebelumnya, baik telepon genggam Anas dan Saan, tidak aktif saat Rakyat Merdeka Online mengubungi untuk meminta tanggapan atas tudingan Nazaruddin, yang disampaikan kemarin usai diperiksa KPK sebagai saksi untuk tersangka, Neneng Sri Wahyuni, yang juga istrinya. [zul]


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya