Berita

sail morotai/ist

Morotai Pernah Menjadi Basis Operasi Pembebasan Irian Barat

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2012 | 22:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Tidak hanya Veteran Sekutu (AS dan Australia) yang mengikuti acara napak tilas di Kepulauan Morotai, keluarga besar Legiun Veteran Rapublik Indonesia (LVRI) juga akan mengikuti acara yang merupakan bagian dari even internasional Sail Morotai 2012 ini.

Salah satu Veteran Indonesia yang ikut serta dalam pagelaran ini adalah Sukendar. Meskipun saat ini ia sudah sepuh (71 tahun), tak menyurutkan semangatnya berpartisipasi dalam acara ini.

Pria dengan pangkat terakhir Kolenel Marinir AL ini sudah berada di Kepulauan Morotai sejak siang tadi, Kamis (13/9).


Kepada Rakyat Merdeka Online, Sukendar berharap pemuda Morotai dan pemuda NKRI harus meningkatkan belajar untuk menggali sejarah Morotai. Apalagi, Morotai memiliki nilai historis yang cukup tinggi. Morotai pernah menjadi basis operasi Tritura untuk membebaskan Irian Barat dari Belanda, ketika masa pemerintahan Presiden Soekarno.

"Jangan nilai Morotai sebagai salah satu pulau di ujung timur Indonesia, tapi lihat nilai sejarahnya. Ini merupakan tantangan buat generasi muda kita untuk menggali sejarah. Pemuda NKRI harus meneladani para pejuang bangsa dan bisa mengikuti jejak pahlawan," ujar Sukendar saat mengunjungi Pulau Zum zum

Selain itu, Sukendar berharap Sail Morotai -yang puncaknya akan berlangsung Sabtu, (15/9) mendatang- bisa meningkatkan menjadi ajang untuk meningkatkan perekonomian warga Kepulauan yang masuk teritorial Maluku Utara itu.

"Secara umum kepulauan ini banyak sumber daya alamnya, terutama perikanan dan pariwisata. Nah, tinggal bagaimana para investor bisa tertarik. Makanya, pemerintah harus bekerja keras untuk menyediakan sarana dan prasarana," pungkasnya. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya