Berita

pemilu/ist

Pemilu 2014 Era Baru Pertarungan Politik Indonesia

Surya Paloh, Hary Tanoesoedibjo dan Aburizal Bakrie Siap Bertarung
KAMIS, 13 SEPTEMBER 2012 | 19:21 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Pemilu 2014 akan menjadi babak baru pertarungan politik di Indonesia. Pasalnya, makin banyak pemilik media terjun dalam politik praktis. Sebut saja Surya Paloh, Hary Tanoesoedibjo dan Aburizal Bakrie.

Demikian disampaikan sineas, Garin Nugroho dalam diskusi di markas DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung 99, Jakarta Selatan (Kamis 13/9).

"Pemilu 2014 merupakan era baru bisnis. Kita lihat kombinasi antara politik dan media dalam pertempuran politik di 2014. Imbasnya, akan terjadi goncangan dalam komunikasi politik," kata Garin.


Yang dimaksud dengan goncangan adalah, terjadi deviasi dalam komunikasi politik. Hanya calon-calon pemimpin yang punya media yang akan terekpos. Selain itu, hanya kelompok atau orang yang memiliki uang yang bisa pasang badan di televisi atau media.

"Bahaya jika televisi atau media tidak memiliki etika dalam demokrasi. Ini jadi pekerjaan rumah bagi gerakan non-politik untuk mencari pemimpin yang baik di negeri ini," sambungnya.

Oleh karenanya, Garin membentuk Gerakan Indonesia Memilih (GIM). Lembaga ini dibentuk sebagai alternatif dari tersumbatnya komunikasi politik yang terjadi media mainstream.

"GIM dibentuk untuk memberi kesempatan bagi calon pemimpin bangsa yang tidak punya uang dan media agar tampil. GIM memberi ruang kepada yang punya ideologi dan gagasan untuk melakukan komunikasi politik kepada masyarakat," pungkasnya. [arp]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya