Berita

awat/rmol

Menangis karena Bisa Melihat Presiden secara Langsung

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2012 | 08:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Warga Morotai sangat antusias menyaksikan langsung acara Sail Morotai 2012 di Desa Dobura Kabupaten Morotai yang acara puncaknya 14 Desember besok.

Pasalnya, acara ini direncanakan akan dihadiri para Menteri Kabinet Bersatu II dan akan dibuka langsung oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Tidak hanya itu, acara ini juga dihadiri 496 pemuda bahari se Indonesia, dan undangan dari dalam dan luar negeri.

Cara event internasional ini juga akan diisi dengan kegiatan, seperti bhakti sosial, pengobatan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat dan beberapa bantuan.


"Kami sangat senang, apalagi Pak Presiden datang, kami bangga bukan main, masya Allah," ujar Awat sambil menyapu air matanya saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online sesat lalu di Pelabuhan Bobura, Morotai (Kamis, (12/9)

"Kami tidak disuruh mengikuti acara ini, hanya senang dan bangga saja," tambahnya dengan bangga.

Awat sudah berusia 65 tahun. Selama usianya, dia belum pernah melihat langsung Presiden RI.

"Pernah Megawati ke sini (Morotai) tapi saya tidak melihat," ungkapnya.

Awat sudah dua hari di Dobura, ia tinggal di rumah saudaranya di Dobura.

"Sekarang karena acara ini, Dobura ini sudah sesak, tidak hanya rumah, ada juga yang tinggal masjid-masjid," ungkapnya.

Awat perprofesi sebagai petani, ia dan keluarganya tinggal di darah pegunungan Morotai di Desa Usbar Dalam kec Waya Bula Kab Morotai. Dengan jarak tempuh 35 km ke pusat kota Morotai. Tidak dirinya saja, mungkin banyak warga lain dari berbagai darah di Maluku Utara dan sekitarnya datang ke Morotai untuk menyaksikan Sail.

"Tidak apa-apa kita tidak berkerja dulu, kita senang," tambahnya. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya