Berita

jokowi

Marzuki Alie Beberkan Enam Kegagalan Jokowi

SABTU, 08 SEPTEMBER 2012 | 14:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Bagi sebagian kalangan, Joko Widodo merupakan kepala daerah yang sukses dalam memimpin Solo. Tapi, tampaknya tidak demikian dengan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie.

Marzuki menilai, ada enam kegagalan Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi itu dalam memimpin Kota Solo yang berpenduduk 559 ribu jiwa tersebut.

Pertama, kata Marzuki, Jokowi dinilai gagal mengatasi masalah banjir. Karena setiap tahun kota Solo dilanda banjir. "Kota Solo setiap tahun mengalami banjir, bahkan rumah walikota sendiri ikut terkena kebanjiran," kata Marzuki, seperti dikutip dari Antaranews.com (Sabtu, 8/9).

Kedua, kata Ketua DPR RI itu, Jokowi belum bisa mengatasi kepadatan dan kemacetan yang terjadi di kota Solo. "Kota Solo menjadi kota macet, ternyata Jokowi tak punya konsep transportasi. Jadi bagaimana mau menyelesaikan masalah kemacetan di Jakarta?" kata Marzuki.

Ketiga, Marzuki menuduh Joko terlilit kasus dugaan manipulasi perjalanan dinas pemerintah kota Solo.

Keempat, pembangunan Gapura Makutha di Kota Solo tak kunjung selesai dan terbengkalai selama 1,5 tahun. "Pembangunan gapura belum selesai. Sangat susah membayangkan bagaimana mau bangun underpass, flyover atau bahkan MRT atau subway," kata Marzuki.

Kelima, Marzuki menilai Joko belum bisa mengatasi masalah sampah di kota yang dipimpinpinya itu. "Solo saat ini memiliki masalah sampah, sistem pengelolaan masih tradisional dan belum ada solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah sampah tersebut oleh Jokowi," sebut dia.

Terakhir, kata Marzuki, tingkat angka kemiskinan di Kota Solo terus meningkat dan Jokowi belum mampu mengatasi soal ini. "Tingkat kemiskinan kota Solo terus naik sejak dipimpin Jokowi," pungkas Marzuki tanpa menyebutkan jumlah angka kemiskinan di Solo. [zul]


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya