ansyaad mbai
ansyaad mbai
"Kami mempertanyakan akurasi informasi tersebut," ujar Sekjen Angkatan Muda Majelis Dakwah Indonesia Ton Abdillah Haz kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 7/9).
Karena, sepengetahuan Ton, saat ini mahasiswa di kampus-kampus sedang bergairah mendiskusikan secara hangat tentang kedaulatan dan kemandirian Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Coba cek tema-tema kongres mahasiswa. Hampir semua mengangkat tentang itu. Tema ini diangkat karena gerah melihat banyak elit korupsi dan untuk menjaga kedaulatan negara," ungkap Ton.
Karena itu Ton mengungkapkan, data yang dirilis oleh Ansyaad tersebut berbanding terbalik dengan apa yang ada di lapangan.
Tak hanya itu, mantan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ini juga mempersoalkan pernyataan Ansyaad Mbai bahwa organisasi Islam di sekolah-sekolah juga sudah dikooptasi kelompok radikal. "Itu berbahaya kalau digeneralisasi. Ini membuat orang tua melarang anaknya gabung di Rohis dan organisasi mahasiswa Islam, seperti IMM, HMI," bebernya.
Ton menegaskan, jangan ragukan bagaimana kecintaan umat Islam terhadap negeri ini. Kemerdekaan Indonesia tak bisa dipisahkan dari perjuangan umat Islam.
Dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR kemarin, Ansyaad melansir bahwa kampus saat ini kewalahan menghadapi gerakan radikalisme tersebut. Meski memang dia mengutip dari hasil survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). "Hasil penelitian LIPI 5 universitas ternama di Jawa, 86 % mahasiswanya menolak Pancasila sebagai dasar negara," ujarnya. [zul]
Populer
Rabu, 08 April 2026 | 05:43
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Kamis, 09 April 2026 | 12:18
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 13 April 2026 | 08:21
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
Kamis, 09 April 2026 | 16:31
UPDATE
Sabtu, 18 April 2026 | 09:43
Sabtu, 18 April 2026 | 09:18
Sabtu, 18 April 2026 | 09:08
Sabtu, 18 April 2026 | 08:47
Sabtu, 18 April 2026 | 08:30
Sabtu, 18 April 2026 | 08:17
Sabtu, 18 April 2026 | 08:03
Sabtu, 18 April 2026 | 07:55
Sabtu, 18 April 2026 | 07:41
Sabtu, 18 April 2026 | 07:18