Berita

mathias-alex-hanung

Alex Noerdin Ajak Gubernur se-Indonesia Buat Film Daerah

JUMAT, 07 SEPTEMBER 2012 | 09:49 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin prihatin film Indonesia belum menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

"Kita sekarang dijajah (flim luar)," ujar Alex dalam acara silaturahmi Gubernur Sumatera Selatan dengan seniman, budayawan dan pendukung film "Gending Sriwijaya" di rumah dinasnya, di Griya Agung, Palembang, Rabu malam (5/9).

Hadir dalam acara itu para pemain film Gendig Sriwijaya. Yaitu, Julia Perez, Slamet Rahardjo, Agus Kuncoro, Syahrul Gunawan, Mathias Muchus serta sang Sutradara, Hanung Bramantyo.

Karena itulah dia bertekad menjadikan film Indonesia sebagai tuan rumah di negara sendiri. Caranya, harus banyak memproduksi film-film lokal Indonesia. "India (memproduksi) seribu film setahun. Indonesia barangkali tidak sampai 20 setahun film (yang berlatar) cerita," ujarnya.

Terkait obsesinya itu, Pemprov Sumsel kembali menggarap film yang mengangkat sejarah, budaya, seni dan keindahan daerahnya itu ke sebuah film. Pertama lewat film Pengejar Angin (2011) dan saat ini sedang proses penggarapan film Gending Sriwijaya. "Saya berharap film yang mengangkat keindahan daerah, tapi juga bernilai komersial dapat diikuti oleh gubernur se-Indonesia," ungkapnya.

Harapan Alex itu disambut baik. Sejauh ini, sudah ada beberapa gubernur yang akan membuat film yang mengangkat soal daerah masing-masing provinsi tersebut.

"Ada info dari Pak Hanung, Nusa Tenggara Barat dan segera akan dikuti provinsi di Kalimantan (akan memproduksi film). Seandainya saja 80 persen dari 33 provinsi membuat film satu dalam setahun, itu artinya sudah 25 setahun film yang membawa sejarah dan keuntungan secara komersial. Itu adalah tujuan kita," tandasnya. [zul]


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya