Berita

ilustrasi

Info DPR Dijadikan Target Teroris Tak Bisa Dianggap Enteng

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2012 | 09:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Informasi bahwa gedung DPR dijadikan target sasaran bom oleh teroris tidak bisa dianggap enteng. Semua pihak harus waspada dan mengantisipasi agar hal yang tak dinginkan tersebut bisa digagalkan.

"Informasi sekecil apapun harus kita waspadai. Jangan kita remehkan," ujar Sekretaris Fraksi Hanura Saleh Husin kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 6/9).

Saleh mengungkapkan itu menanggapi pernyataan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Ansyaad Mbai. Ansyaad mendapatkan info itu dari tersangka teroris Mujib dan Nain yang ditangkap di Poso, Juli lalu. Bahkan tersangka teroris itu sudah melakukan survei dan pemetaan.

Saleh mengakui pengamanan di DPR terlalu longgar. Siapapun dapat masuk dengan mudah. "Untuk itu pihak Pamdal sebaiknya meningkatkan pengamanan di lingkungan DPR karena berbagai menteri setiap hari melakukan rapat disini," katanya.

Atas info itu, Saleh yakin, intelijen juga akan mendeteksi untuk mencegah hal tersebut terjadi. "Dan kami sangat yakin akan kerja dari dari pihak intelijen," sambung anggota Komisi V DPR, asal daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur ini. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya