Berita

hanung-alex-agus

Garap Film Daerah, Alex Noerdin dan Hanung Bramantyo Sempat Dicemooh

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2012 | 09:11 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pembuatan film Pengejar Angin yang dirilis November 2011 lalu sempat mendapat cemooh. Cemoohan langsung diterima oleh sutradara film tersebut, Hanung Bramantyo.

"Pada awalnya ini hanya dianggap sebagai proyek pemerintah. Kami dianggap artis seniman yang memanfatkan proyek daerah. Banyak sekali kritik, cemoohan kepada kami," ujar Hanung.

Hanung mengungkapkan hal tersebut dalam acara silaturahmi Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, dengan seniman, budayawan dan pendukung film "Gending Sriwijaya" di kediaman Alex Noerdin di Griya Agung, Palembang, Rabu malam.

Film Pengejar Angin diproduksi Pemerintah Sumatera Selatan bekerja sama dengan Putar Production. Film ini menceritakan perjuangan Dapunta, seorang anak Lahat, Sumatera Selatan, dalam meraih cita-cita. Dapunta dikenal sebagai tokoh legendaris masyarakat Sumatera Selatan yang dipercaya sebagai pendiri kerajaan Sriwijaya.

Meski film daerah, film yang memadukan pemain nasional dan aktor lokal ini berhasil menyabet beragam penghargaan. Mathias Muchus berhasil meraih Pendukung Pria Terbaik dalam ajang Festival Film Indonesia 2011. Dalam film itu, Mathias Muchus berperan sebagai bajing loncat atau perampok besar yang juga ayah Dapunta, yang menghalangi-halangi anaknya untuk meraih cita-cita karena menginginkan anaknya untuk jadi penerusnya.

Sementara dalam Festival Film Bandung 2012, Qausar Harta Yudana dan Ben Sihombing, berhasil menyabet masing-masing sebagai Pemeran Utama Pria Terpuji dan Penulis Skenario Terpuji.

Menurut Hanung, jarang sekali ada film daerah yang mendapat sambutan baik di film Indonesia. Karena itu, atas kesuksesan dan penghargaan yang diterima, dia merasa bersyukur.

"Kita buktikan film adalah film. Film adalah sebuah kebudayaan untuk menunjukkan siapa diri, siapa sosok Dapunta. Saat ini anak-anak Indonesia lebih mengenal Bob Marley. Tapi mereka tidak mengenal Dapunta, Sriwijaya dan tokoh-tokoh Indonesia lainnya," jelasnya.

Cemoohan yang sama juga dialami Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin. Dia menuturkan, banyak kalangan yang menganggap pembuatan film itu hanya menghambur-hamburkan uang. Tapi dia maju terus, asal film daerah itu dibuat berkualitas. Dan dia juga bersyukur atas sambutan baik masyarakat Indonesia atas film tersebut. "Jadi ini bukan film main-main. Dan sebentar lagi balik modal. Mudah-mudahan. Mari kita doakan," tandasnya sambil mengatakan film tersebut juga bisa mempromosikan daerah. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya