Berita

Waduh, Pengurus Fatayat NU Diusir Dari Kantornya Karena Tolak Dukung Jokowi?

SENIN, 03 SEPTEMBER 2012 | 10:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Perebutan kursi DKI 1 dan DKI 2 makin panas. Organisasi perempuan Nahdlatul Ulama (NU), Fatayat NU DKI Jakarta kena imbasnya. Tim advokasi Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara), Zamakh Sari, mengaku mendapatkan informasi pengurus Fatayat NU DKI Jakarta diusir dari kantornya di jalan Utan Kayu, Jakarta Timur, lantaran menolak mendukung Jokowi-Ahok.

"Saya mendapat kabar tersebut dari SMS orang Fatayat NU ke saya. Katanya mereka disuruh mengosongkan kantornya. Saya terima smsnya Jumat siang,” kata Zamakh seperti dikutip dari Harian Rakyat Merdeka.

Lengkapnya diungkapkan Zamakh, bunyi SMS tersebut adalah; Pengurus Fatayat NU DKI diperintahkan oleh DF mengosongkan kantor karena dinilai melawan dan dukung Foke-Nara.”

Dijelaskan Zamakh, DF adalah salah seorang elite NU DKI Jakarta yang mendukung Jokowi-Ahok. Zamakh menyayangkan tindakan DF tersebut, meski dia mengetahui kantor yang ditempati Fatayat NU DKI Jakarta milik DF. “Kenapa kok dia sampai sebegitunya. Kita melihatnya dalam kondisi seperti ini sikap DF kurang bijak dalam memperlakukan Fatayat NU,” jelasnya.

Juru Bicara PWNU DKI Jakarta, KH Achmad Sodri, ketika dikonfirmasi Rakyat Merdeka mengaku belum mendengar kabar tentang terusirnya pengurus Fatayat NU DKI Jakarta  dari kantornya. “Saya belum tahu dan belum dapat kabar pastinya, memang yang bangun kantor Pak DF,” ujar Kiai Sodri.

Diakui Wakil Ketua Tanfizd PWNU DKI Jakarta ini di bawah kepemimpinan Karimah, Fatayat NU DKI Jakarta dipenuhi persoalan. 

Kiai Sodri mendengar Karimah kerap melanggar aturan, tidak konsisten dan suka nyeleneh dalam mengeluarkan kebijakan. Sehingga kebijkan yang diterbitkannya terkadang tidak sejalan dengan cabang.

“Wajar kalau dikeluarkan, karena tidak punya pendirian, kalau mendukung Fauzi ya Fauzi, kalau Jokowi ya Jokowi, dia tidak punya pendirian,” sindirnya.

Diungkapkan Kiai Sodri indikasi adanya pengusiran terhadap pengurus Fatayat NU memang sudah ada sejak beberapa hari lalu di antaranya; mobil inventaris Fatayat NU DKI ditarik. Tapi apakah benar Fatayat NU DKI Jakarta harus keluar dari kantor di Utan Kayu? “Minggu sore baru rapat. Tapi salah satunya agenda yang dibahas masalah itu (pengosongan kantor), kedua halal bihahal NU DKI,” tutupnya.  [zul]


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya