Berita

prabowo subianto

Kembali Mangkir, Prabowo Subianto Ternyata Masih di Luar Negeri

SENIN, 03 SEPTEMBER 2012 | 10:43 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Gerindra hari ini akan mendaftarkan diri ke KPU sebagai peserta pemilihan umum 2014 mendatang.

"Ya benar," ujar Ketua Umum DPP Partai Gerindra Suhardi kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 3/9).

Sejumlah elit partai tersebut, seperti dirinya, Sekjen Ahmad Muzani dan Wakil Ketua Umum Fadli Zon serta beberapa tim verifikasi partai itu akan menyambangi kantor KPU di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat siang nanti sekitar pukul 13.30 WIB. "Kita kan hanya boleh sejumlah orang yang masuk. Yang lain di luar," sambungnya.

Meraka sudah menyiapkan semua berkas yang disyaratkan untuk menjadi peserta pemilu mendatang. Namun, dia tidak bisa merinci berapa mobil yang akan membawa berkas-berkas tersebut. "Kalau kurang (mobilnya) ditambah," jelasnya.

Untuk Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto sendiri, dia memastikan tidak akan ikut. Karena mantan Danjen Kopassus itu saat ini masih di luar negeri. "Kemungkinan tidak. Karena masih di luar negeri," ungkapnya.

Karena masih di luar negeri, dia juga memastikan, Prabowo Subianto tidak akan menghadiri panggilan Panwaslu yang dijadwalkan pagi ini pukul 11.00 WIB. Suhardi mengungkapkan, Prabowo akan diwakilkan untuk mengklarifikasi dugaan kampanye di luar jadwal atas pasangan cagub Joko Widodo-Basuki T. Purnama, lewat sebuah iklan di beberapa televisi, sebagaimana diadukan oleh tim sukses Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.

Kemarin, Ketua Panwaslu Ramdhansyah sudah mengkonfirmasi bahwa Prabowo, yang merupakan Ketua Asosiasi Pedagang Seluruh Indondesia (APSI) itu akan hadir.

"Asosiasi Pedagang Seluruh Indondesia (APSI) dan Pak Prabowo, insya Allah akan hadiri pukul 11 siang di Panwaslu untuk mengklarifikasi iklan yang diduga adalah kampanye di luar jadwal yang dilaporkan pasangan (tim sukses) Foke-Nara," ungkapnya kemarin.

Panggilan hari ini sendiri merupakan hasil jadwal ulang atas panggilan pada Sabtu lalu. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya