Berita

hatta rajasa/ist

Ada Tangan Dingin Hatta Rajasa di Balik Hujan Pujian untuk SBY

MINGGU, 02 SEPTEMBER 2012 | 22:30 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sudah diketahui publik bahwa Presiden SBY memanen pujian dan pengharagaan dari berbagai kalangan dalam dan luar negeri. Hari Jumat kemarin (31/8), misalnya, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu mendapatkan penghargaan dalam perayaan ulang tahun ke-40 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). SBY dinilai berhasil membangun perekonomian nasional sehingga tumbuh positif di tengah krisis ekonomi global.

Satu hal yang juga harus disadark ialah panen pujian dan penghargaan itu tidak lepas dari peranan Menko Perekonomian Hatta Rajasa yang dinilai bertangan dingin dan merupakan penjaga pondasi perekonomian Indonesia.

Demikian dikatakan anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) Taslim Chaniago di Jakarta, hari Minggu (2/9).

“Kerja keras Pak Hatta dalam membangun ekonomi bangsa ini tidak usah diragukan lagi. Bahkan, dunia internasional mengakui itu dengan memberinya sejumlah penghargaan," kata salah seorang ketua PP Pemuda Muhammadiyah itu.

"Jadi, sudah sepantasnya bangsa kita sendiri memberikan penghargaan atas kinerja keras pemerintah saat ini seperti yang dilakukan HIPMI. Kita sangat mengapresiasi penghargaan itu,” sambungnya.

Menurut Taslim, pengaruh tangan dingin Hatta di balik pemerintahan SBY merupakan modal politik yang cukup bagi Ketua Umum PAN itu untuk mengikuti pemilihan presiden dan memimpin Indonesia.

“Sudah terbukti pengalamannya. Sebagai Menko Perekonomian, ia mampu membawa pertumbuhan ekonomi tumbuh lebih baik, padahal negara-negara Eropa mengalami keterpurukan," katanya lagi sambil menambahkan prestasi Hatta Rajasa juga telah teruji di bidang lain saat menjabat posisi tertinggi di beberapa kementerian. [guh]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya