Berita

ilustrasi

Sebagian Pedagang Pasar Klewer, Solo, Tolak Program Revitalisasi

KAMIS, 30 AGUSTUS 2012 | 14:27 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pemerintah Kota Solo sudah sejak lama mendengungkan program revitalisasi Pasar Klewer, pasar terbesar yang ada di daerah itu. Tapi, pedagang yang tergabung dalam Himpunan Pedagang Pasar Klewer menolak rencana Pemko tersebut.

"Karena proses revitalisasi itu akan memakan waktu cukup panjang. Akan menimbulkan banyak pro-kontra," ujar Ketua Umum DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKappi), Abdullah Manshuri, kepada Rakyat Merdeka Online  (Kamis, 30/8).

Misalnya, proses pemindahan pedagang dari pasar lama ke tempat penampungan. Lalu, antisipasi jangan sampai ada pedagang baru masuk ke tempat relokasi.  "Belum (masalah) biaya, yang belum tentu disetujui oleh pedagang. Belum penempatan pedagang nanti pada kios baru. Ini harus diperhatikan Pemko," jelasnya.

Menurutnya, karena pedagang sudah bertahun-tahun memberikan retribusi, harusnya Pemerintah Kota Solo memberikan pembinaan, mengembalikan uang restitusi itu untuk perbaikan dan sebagainya. "Apakah revitalisasi itu jalan satu-satunya untuk perbaikan pasar. Apakah tidak bisa dilakukan renovasi sedemikian rupa," sambungnya.

Karena itu, Ikappi meminta Pemko Solo untuk melakukan komunikasi secara intensif dengan pedagang. Pemko harus pro aktif memberikan penjelasan secara efektif langkah-langkah yang akan diambil.

Pihaknya, akan mengadvokasi aspirasi para pedagang. "Kami akan publish langkah yang kami tawarkan kepada Pemko dalam waktu dekat ini," tandasnya. [zul]


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya