Berita

m yusuf/ist

Kabar Pemprov DKI Terkorup Salah Besar!

RABU, 29 AGUSTUS 2012 | 22:44 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf meluruskan DKI sebagai provinsi terkorup di Indonesia.

Ditegaskan, pemberitaan tersebut salah besar.

Dijelaskan Yusuf, PPATK membuat data statistik pada Agustus ini. Hasilnya, seluruh transaksi yang terjadi di setiap provinsi memang transaksi yang mencurigakan di wilayah DKI Jakarta cukup tinggi, mencapai 46 persen. Namun begitu, data tersebut tidak mencerminkan lembaga resmi Pemprov DKI Jakarta.


"Itu tidak mencerminkan transaksi orang-orang atau pribadi di Pemprov DKI Jakarta, tetapi transaksi-transaksi yang terjadi di wilayah hukum DKI Jakarta. Jadi tidak melulu mengarah pada orang Pemda DKI," terang dia seperti dikutip dari berita8.com, Rabu (29/8).

Kenapa transaksinya tinggi?

Pertama, kata Yusuf, karena Jakarta merupakan kota yang mempunyai transaksi perputaran uang yang tinggi. Kedua, Jakarta adalah pusat bisnis. Ketiga, Jakarta merupakan pusat pemerintahan. Keempat, anggaran DKI Jakarta memang cukup tinggi dibanding daerah lain.

"Coba Anda bandingkan dengan anggaran di Provinsi Babel, kan tidak banyak," tandasnya.

Provinsi Babel sendiri, dari data statistik PPATK tersebut, menempati urutan terakhir diantara provinsi di Indonesia dengan persentase 0,1 persen.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya