Berita

saleh husin

Evaluasi Arus Mudik 2012, Komisi V DPR akan Panggil Menteri EE dan Joko Kirmanto

SELASA, 28 AGUSTUS 2012 | 13:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komisi V DPR akan akan memanggil pihak pemerintah, terkait tingginya angka kematian akibat kecelakaan saat musim arus mudik dan balik Lebaran 1433 H lalu, pekan depan.

Pihak pemerintah yang akan dipanggil, jelas anggota komisi yang membidangi masalah perhubungan itu, Saleh Husin, adalah Menteri Perhubungan EE Mangindaan, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, dan pihak Kepolisian. Tak hanya itu, pihak BUMN, seperti perusahaan maskapai, kereta api, ASDP, dan lainnya juga akan diundang.

Pemanggilan pihak pemerintah ini untuk mengevaluasi penyelenggaraan menjelang dan pasca mudik kemarin. Sebab, dari data terakhir yang diperoleh Komisi V DPR tercatat ada sekitar 900 jiwa yang menjadi korban.

"Paling tidak ini dievaluasi terus untuk ke depannya harus diantisipasi dari sekarang. Salah satu adalah kenapa orang masih mudik menggunakan motor karena belum tersedianya angkutan yang memadai," kata Sekretaris Fraksi Hanura ini.

Dalam persiapan mudik tahun-tahun berikutnya, Saleh meminta pemerintah  saling bersinergi untuk menekan angka kecelakaan. Dia menyarankan pemerintah memiliki passenger service obligation, khusus untuk angkutan mudik. "Tidak boleh tidak, Presiden harus turun tangan untuk mengkoordinasikan lintas kementerian. Kalau Kemenhub tidak akan cukup mampu melaksanakan koordinasi," ujarnya. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya