Berita

rizal ramli

Partai Kedaulatan Bukti DR. Rizal Ramli Konsisten

SELASA, 28 AGUSTUS 2012 | 12:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Terobosan politik tokoh perubahan nasional DR. Rizal Ramli menjadikan Partai Kedaulatan sebagai kendaraan politik menghadapi pemilihan 2014 dinilai sebagai langkah maju.

Karena selama ini DR. Rizal dikenal sebagai tokoh independen, yang tak punya partai. "Ini langkah maju,"  ujar pengamat politik dari Universitas Indonesia Boni Hargen kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 28/8).

Soal kenapa memilih Partai Kedaulatan, menurut Boni, hal itu menunjukkan konsistensi sikap mantan Menko Perekonomian tersebut. "Menurut saya itu hanya sebuah konsistensi sikap bahwa dia ingin tetap berpihak pada yang kecil," nilai Boni.

Namun, pada sisi lain, Boni memandang, secara teknis, tetap saja pemilihan Partai Kedaulatan tidak akan menguntungkan bagi DR Rizal kalau ingin maju pada pemilihan presiden 2014 menggunakan partai itu.  Karena dia pesimis partai tersebut bisa meraup 20 persen kursi di parlemen atau 25 persen suara nasional, yang menjadi syarat partai mengajukan calon. 

Tapi, kalau Mahkamah Konstitusi mengabulkan rencana gugatan uji materi syarat capres, hal itu tentu akan menjadi jalan lurus buat DR Rizal.

"Itu sangat menarik. Itu akan memberikan jalan lebar bagi Bang Rizal. Karena ganjalan dia hanya soal teknis saja. Secara kualitatif, dia sudah punya semuanya untuk menjadi presiden atau calon presiden. Kita berharap minggu depan partai (yang mendukungnya) bertambah," demikian Boni. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya