Berita

hatta rajasa/ist

Mungkinkah Demokrat Mengusung Hatta Rajasa dalam Pilpres 2014?

SENIN, 27 AGUSTUS 2012 | 22:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sampai saat ini, elektabilitas Hatta Rajasa cukup rendah. Ditambah lagi, masa depan Partai Amanat Nasional (PAN) yang diprediksi suram. Namun demikian, Ketua Umum PAN tetap pede maju sebagai capres di 2014.

Peluang Hatta terbuka lebar jika mendapatkan sokongan dari Partai Demokrat. Mengingat, partai berlambang bintang mercy ini belum memiliki calon kuat untuk diusung sebagai capres di 2014.

Apalagi, Hatta sangat dekat dengan Presiden SBY. Ia sudah beberapa tahun dipercaya sebagai Menko Perekonomian. Ditambah lagi statusnya sebagai besan Presiden.


Meskipun skenario ini masuk akal, tapi Ketua DPP Partai Demokrat, Gede Pasek Suardika tak mau berspekulasi. Saat ini, sambung Gede, belum waktunya berbicara mengenai capres.

"Pembahasan soal capres akan dibahas sesudah Pileg (pemilihan legislatif 2014)," ujarnya.

Ia malah menyarankan menanyakan kemungkinan ini kepada PAN. Gede sendiri lebih nyaman jika Demokrat mencalonkan kader sendiri dalam Pilpres 2014.
"Kader kita juga banyak kok," jelas Pasek yang juga Ketua Komisi III di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin, (27/8).

Gede pun mengatakan tidak terlalu kenal dekat dengan Hatta. Makanya, ia malas bicara panjang lebar soal Hatta.

"Saya tidak kenal dengan baik. Tanggal lahirnya (Hatta) saja, saya tidak tahu," pungkasnya. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya