Berita

dewi aryani/ist

Dewi Aryani yang Mendukung Jokowi Resmi Dilaporkan Ke Panwaslu DKI

MINGGU, 26 AGUSTUS 2012 | 14:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komunitas Intelektual Muda Betawi (KIMB) secara resmi melaporkan politisi PDI Perjuangan, Dewi Aryani, atas pernyatannya yang mengatakan deretan bencana kebakaran di Jakarta akhir-akhir ini seolah sistematis dan terstruktur karena didominasi kantong-kantong massa Jokowi-Ahok pada Pilkada putaran pertama.

"Kita melaporkan Dewi Aryani atas pernyataannya di media tentang peristiwa kebakaran itu sebagai teror bencana, mengingat terjadi berurutan dan berada di lokasi-lokasi yang menjadi lumbung suara Jokowi terjadi sistematis dan terstruktur lokasinya," kata Ketua Umum KIMB, Ramdan Alamsyah, sesaat menyerahkan laporan yang langsung diterima Ketua Panwaslu DKI, Ramdansyah di Kantor Panwaslu, Jakarta (Minggu, 26/8).

"Siapa yang melakukan? Dia juga melampirkan perolehan suara dua pasangan, kenapa tidak enam pasangan? ini hanya suara Jokowi dan Foke. Ini seolah-olah diadu. Dan ini akan membentuk opini di masyarakat," sambung Ramdan.


Menurut Ramdan, pernyataan Dewi Aryani, yang merupakan tim sukses Jokowi ini, sangat terlihat bermuatan politis. Apalagi Dewi mengatakan bahwa kebakaran ini terstruktur dan sistematis.

"Mari kita bepolitik santun, jangan ada opini yang merugikan pihak lain. Seolah-olah yang korbannya Jokowi dan yang diuntungkan Foke, ini keliru," demikian Ramdan. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya