Berita

djoko suyanto/ist

Menteri Djoko Suyanto Minta Masyarakat Lapor Bila Menemukan Video dan Selebaran Bernada Provokatif

KAMIS, 23 AGUSTUS 2012 | 14:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Aparat keamanan masih mendalami beredarnya video lewat youtobe dan selebaran di masyarakat yang cenderung mendiskreditkan kelompok etnis tertentu.

"Digambarkan dalam video itu seseorang dengan wajah tertutup dan diedit dengan latar belakang kerusuhan tahun 1998 seolah-olah apabila Pilkada dimenangkan oleh calon tertentu maka akan terjadi kerusuhan seprti tahun 1998," kata Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto saat jumpa pers di kantornya jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat (Kamis, 23/8).

Sambil mengingatkan bahwa kerusuhan1998 merupakan kejadian yang sangat menyedihkan dan jangan sampai terulang lagi, Menteri Djoko pun mengingatkan bahwa memanfaatkan IT dengan salah serta bertujuan menghasut dan mengancam sangat tidak baik bagi proses transformasi demokrasi.


"Maka sangat perlu kewaspadaan aparat dan kita semua terhadap masalah ini, dan oleh karena itu kami mengimbau agar masyarakat tidak terpancing dengan provokasi pihak-pihak yang tidak bertanggunngjawab dan selalu menjaga kerukunan hidup di masyarakat," ungkap Djoko.

"Apabila masyarakat menemukan video atau selebaran bernada provokatif dan berbau SARA agar melaporkan kepada aparat yang berwajib," sambung Djoko.

Dalam jumpa pers ini, Menteri Djoko Suyanto didampimgi Panglima TNI Agus Suhartono, Kapolri Timur Pradopo dan Kapala BIN Marciano Norman. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya