Berita

setya novanto/ist

Setya Novanto Enteng Tanggapi Kasus Suap PON Riau

SELASA, 21 AGUSTUS 2012 | 09:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Fraksi Partai Golkar, Setya Novanto, tersangkut dalam kasus PON Pekanbaru, Riau, setelah disebut-sebut dalam pemeriksaan KPK. Tapi, Bendahara Umum Partai Golkar itu tetap menganggapnya hal ringan.

"Tidak masalah disebut," jelas Setya Novanto ketika ditemui kemarin malam di kediamannya di Jalan Wijaya 13, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Senin, 21/8).

Dia mempersilakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lebih menjelaskan hasil pemeriksaan terhadap dirinya beberapa waktu lalu.


"Kan saya juga sudah berbicara pada saat diperiksa KPK, bisa tanya di sana," ujarnya.

Pada 29 Juni lalu, Setya Novanto menjalani pemeriksaan sebagai saksi di KPK. Waktu itu dia mengaku hanya memberikan klarifikasi keterlibatannya dalam kasus suap PON Riau.

Setya membantah bahwa dirinya terlibat. Dia menerangkan bahwa dirinya tidak pernah dimintai bantuan oleh Gubernur Riau, Rusli Zainal, guna meloloskan anggaran PON Pekanbaru Riau.

Setya disebut-sebut dalam berkas pemeriksaan Kepala Dinas Pembantu Umum, SF Hariyanto, terkait percakapan antara SF Hariyanto dengan tersangka mantan Kadispora Riau, Lukman Abbas, selaku atasan terdakwa Eka Dharma Putra. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya