Berita

ilustrasi

Jokowi (Memang) Biasa Mengingkari Janji

KAMIS, 16 AGUSTUS 2012 | 20:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Masygul. Itulah yang dirasakan para petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), terutama Hidayat Nur Wahid. Segera setelah tanda-tanda kekalahannya di putaran pertama pemilihan gubernur Jakarta semakin terlihat nyata, ia menerima kunjungan Joko Widodo.

Kunjungan Jokowi ke tempat Hidayat Nur Wahid di saat pemungutan suara sedang berlangsung tak pelak ikut mendongkrak citranya di hadapan pemilih. Suara yang mengalir untuk Jokowi pun semakin deras.

Sementara bagi PKS itulah awal komunikasi politik dengan Jokowi.

Tetapi komunikasi politik itu tak berumur panjang dan terputus karena setelahnya Jokowi tak pernah memenuhi janji untuk melanjutkan pembicaraan. Kepada wartawan di gedung DPR RI siang tadi (16/8) Hidayat bercerita tentang janji Jokowi untuk melanjutkan pembicaraan yang tak pernah dipenuhi.

"Pertemuan selanjutnya dijadwalkan Selasa namun mereka (kubu Jokwi) meng-cancel dan meminta Rabu, lalu Kamis, namun tidak ada berita juga," cerita Hidayat.

PKS jelas tak bisa terus menerus digantung dan dikecewakan Jokowi. Maka wajar kalau partai Islam terbesar itu mulai membangun komunikasi dengan Fauzi Bowo sampai komunikasi itu akhirnya berbuah dukungan.

Setelah dukungan diberikan PKS kepada Fauzi Bowo, kubu Jokowi menjelek-jelekkan dan menyebar fitnah bahwa PKS mendapatkan keuntungan 'fulusiah' dari Fauzi Bowo. Fitnah ini tentu saja membuat PKS semakin masygul.

Nah, soal melanggar janji kelihatannya sudah menjadi kebiasaan Jokowi. Rakyat Solo sudah barang tentu adalah korban utama dari praktik ingkar janji Jokowi ini.

Adapun Hidayat Nur Wahid bukan satu-satunya tokoh nasional yang jadi korban janji Jokowi. Pekan lalu, Jokowi mengingkari janji berkunjung ke kediaman tokoh oposisi DR. Rizal Ramli di Kemang, Jakarta Selatan.

Rizal Ramli telah mempersiapkan pertemuan itu dan mengundang sejumlah aktivis Rumah Perubahan 2.0 untuk ikut bertukar pikiran dengan Jokowi. Pertemuan direncanakan dimulai pukul 21.30 hari Kamis pekan lalu. Tetapi sampai tamu-tamu Rizal Ramli pulang pada pukul 01.30 dinihari Jumat pekan lalu, Jokowi tak memperlihatkan batang hidung. Bahkan ia tak bisa dihubungi.

Hanya seorang relawan timses Jokowi-Ahok yang datang ke kediaman Rizal Ramli. Kepada tamu-tamu yang mulai lelah menunggu Jokowi, relawan wanita yang juga dosen UI itu mengatakan ada ajudan yang mensabotase jadwal Jokowi.

Beberapa yang hadir di rumah Rizal Ramli tak dapat menutupi rasa kecewa. Adapun sang tuan rumah terlihat santai sambil mengatakan bahwa hal seperti ini adalah biasa saja.

"Mungkin soal miskomunikasi dan pengaturan jadwal," katanya sambil tersenyum.

Namun demikian Rizal Ramli mengingatkan, semakin feodal seorang pemimpin semakin mudah dirinya diisolasi oleh lingkaran utama yang ingin menjauhkannya dari akar rumput. [dem]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya