Berita

ilustrasi/ist

Sejumlah Ruas Dialihkan, 1117 Anggota Polisi Amankan Upacara di Istana Negara

KAMIS, 16 AGUSTUS 2012 | 14:53 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Polda Metro Jaya akan mengerahkan 1117 anggota dan berkoordinasi dengan personil Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dalam mengamankan upacara Kemerdekaan Republik Indonesia ke-67 di Istana Negara, Jalan Merdeka Utara, besok (Kamis, 17/8).

"Pasukan sebanyak 1117 akan bertugas menjaga keamanan dalam rangka kegiatan kenegaraan pada pengibaran bendera dan penurunan. Acara akan dimulai pukul 10.00 WIB," ucap Kepala Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, kepada wartawan di kompleks Polda Metro, Jakarta Selatan, Kamis (16/8).

Seperti tiap tahunnya, pengibaran dan penurunan bendera akan dilaksanakan pukul 10.00 WIB dab pukul 17.00 WIB di Istana Negara.
Untuk mendukung kondusifitas agenda kenegaraan itu, sejumlah arus lalu lintas akan dialihkan.

Untuk mendukung kondusifitas agenda kenegaraan itu, sejumlah arus lalu lintas akan dialihkan.

"Sejumlah jalan akan ditutup mulai pukul 08.00 dan sejumlah ruas jalan akan dialihkan," tambahnya.

Seperti diberitakan JakartaBagus.Com, ruas jalan yang akan ditutup seperti Jalan Merdeka Barat, Utara, Veteran Raya dan sekitar Istana Negara.

Lalu lintas di Bundaran Hotel Indonesia dari ruas jalan MH. Thamrin akan dialihkan melewati jalan Budi Kemuliaan. Dari Harmoni Hayam Wuruk akan dialihkan ke Jalan Ir. Juanda.

Begitu juga dengan jalan Tugu Adipura Lapangan Banteng akan dialihkan ke pos Pasar Baru, dan arus lalu lintas Merdeka Timur akan di alihkan ke Jalan Perwira.

"Kita juga pasang penunjuk arah jalan dan ada petugas yang akan mengarahkan pengguna jalan dan pengendara kendaraan agar tidak bingung dalam pengalihan arus lalu lintas tersebut. Untuk Transjakarta masih bisa lewat karena memang mempunyai jalur khusus," paparnya.

Kemungkinan kemacetan karena pengalihan arus lalu lintas ini juga tidak besar lantaran mulai hari ini banyak warga DKI Jakarta yang mudik Lebaran. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya