sby
sby
Dalam pidatonya nanti, Presiden diharapkan menyampaikan permohonan maaf kepada para korban dalam serangkaian peristiwa berdarah di beberapa daerah belakangan ini. Seperti, perisitiwa bentrok di Mesuji, Lampung, Pelabuhan Sape, Bima, dan aksi kekerasan yang terjadi di Papua.
Pasalnya, mestinya, di usia kemerdakaan yang sudah lebih dari setengah abad ini, peristiwa semacam itu, tidak terjadi lagi.
"Presiden harus meminta maaf atas peristiwa-peristiwa di atas. Perisitiwa ini terjadi diduga karena pemerintah tidak hadir; intelijen tidak berfungsi untuk mengantisipasi timbulnya peristiwa-peristiwa tersebut. (Presiden juga) masih belum dapat menciptakan lapangan kerja sesuai dengan janji kampanyenya," ungkap Sekretaris Fraksi Hanura Saleh Husin kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Kamis, 16/).
Selain itu, Fraksi Hanura, sambung Saleh, berharap agar arah kebijakan anggaran untuk tahun 2013, pemerintah lebih menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur dan juga memperhatikan kenaikan gaji PNS, TNI/ Polri, dan hakim. "(Pemerintah) juga (diharapkan) dapat memberikan insentif dalam rangka menarik investor guna dapat menciptakan lapangan kerja," demikian Saleh. [zul]
Populer
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
Senin, 13 April 2026 | 08:21
Kamis, 16 April 2026 | 13:50
UPDATE
Senin, 20 April 2026 | 12:16
Senin, 20 April 2026 | 12:05
Senin, 20 April 2026 | 12:01
Senin, 20 April 2026 | 11:55
Senin, 20 April 2026 | 11:43
Senin, 20 April 2026 | 11:27
Senin, 20 April 2026 | 11:25
Senin, 20 April 2026 | 11:06
Senin, 20 April 2026 | 10:55
Senin, 20 April 2026 | 10:34