Berita

yandri susanto

BM PAN Tak Mau Terlena dengan Hasil Survei

RABU, 15 AGUSTUS 2012 | 08:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hasil survei Jaringan Suara Indonesia (JSI) menempatkan PAN pada urutan keempat setelah Golkar, PDIP, dan Demokrat. Meski masuk dalam empat besar, dengan dengan elektabilitas 6,0 persen, kalangan partai berlambang matahari biru itu tak lantas berpuas diri.

"Survei itu hanya sebagai acuan, bukan harga mati, bukan pujian atau cacian. Bagi saya sebagai Ketua BM PAN itu hanya sebagai pemacu untuk bekerja," ujar Ketua Umum BM PAN Yandri Susanto kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.

Dikatakan Yandri, apapun hasil survei, baik itu yang menunjukkan elektabilitas PAN tinggi atau rendah, pihaknya harus tetap semangat bekerja membesarkan partai lewat konsolidasi dan bekerja menjalankan agenda-agenda kerakyatan.  "Kalau besar tidak boleh terlena, jumawa. Tetap harus semangat. Kecil, besar harus tetap semangat, kerja terus tanpa mengesampingkan hasil survei-survei itu," ungkapnya.

Karena, beberapa hari sebelum rilis survei JSI, Centre for Strategic and International Studies (CSIS) juga mempublikasi temuannya. Hasil survei CSIS ini berbeda dengan temuan JSI.

Hasil survei CSIS, menyebutkan, Golkar mendapat 18 persen suara, sementara PDIP 11,6 persen dan disusul partai Demokrat mendapat 11,1 persen. Sementara partai lainnya, seperti Gerindra mendapat 5,2 persen, PPP mendapat dukungan sebanyak 3 persen, PKB 2,8 persen, PKS 2,2 persen, dan PAN 2 persen.

Partai baru seperti NasDem mendapat 1,6 persen. Perolehan NasDem itu lebih tinggi dibandingkan dengan partai Hanura yang mendapat suara 1,5 persen. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya