Berita

imi jakarta/ist

Olahraga

Sirkuit PON Riau Berbahaya Buat Pembalap

SELASA, 14 AGUSTUS 2012 | 23:48 WIB | LAPORAN:

Pengrov IMI DKI Jaya menilai Sirkuit Bangkinang, Kampar, Riau yang akan dijadikan sebagai arena cabang balap motor PON Riau 2012 mendatang tidak layak. Pasalnya, sirkuit ini dibangun tanpa memprioritaskan keselamatan para pembalap yang akan berlaga.

Menurut Ketua Umum Pengprov IMI DKI, A Judiarto, tercatat ada tiga tikungan yakni di tikungan R-1, R-2, serta R-7 sangat membahayakan pebalap karena berhadapan dengan jurang.

“Terkesan Sirkuit ini dibuat asal-asalan tanpa memprioritaskan faktor safety bagi para pebalap. Untungya, setelah tecnical delegate dari IMI Pusat meninjau persiapan memutuskan untuk memasang barikade yang terdiri dari tumpukan ban agar lebih safety,” tandas Judiarto kepada wartawan di Jakarta, Selasa (14/8).


Dikatakan, tim balap DKI Jaya telah meninjau kondisi sirkuit yang akan digunakan, dari tiga tikungan yang paling berbahaya adalah di tikungan R-1, karena dipastikan pebalap setelah melakukan start akan bergerombol di tikungan yang berhadapan langsung dengan jurang yang curam itu.

“Ini sangat menyulitkan bagi pebalap karena, mereka selepas start akan bergerombol. Ini yang paling membahayakan,” tandas Judiarto.

Pada kesempatan itu, Judiarto juga mengusulkan jika memang sirkuit di Bangkinang itu tidak layak, maka Pengprov DKI jaya siap menggelar ajang balap motor PON 2012 di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.

“Tapi jika memang daerah lain tidak keberatan dengan keberadaan Sirkuit Bangkinang kami tetap mendukung pelaksanaan cabang balap motor di Riau. Pasalnya, daerah lain belum mengetahui kondisi sirkuit itu,” ungkapnya lagi.

Kelayakan Sirkuit Bangkinang sendiri sudah ditinjau oleh Ketua Tim Technical Delegate Cabang Olahraga (Cabor) Bermotor PON XVIII, Eddy Horison.  Meski sirkuit sudah bisa digunakan. Namun ada beberapa perbaikan.

‘’Venue sudah siap pakai dan mencapai 80 persen. Hanya beberapa saja yang kurang yakni gravel beds dan kerb,’’ ujarnya.

Eddy yang juga menjabat Kepala Biro Olahraga Balap Motor Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) ini menjelaskan, gravel beds adalah area pengereman motor. Sedangkan kerb adalah jalur putih di tepi jalur balap berfungsi sebagai pembatas jalur.

‘’Selain belum ada gravel beds dan kerb, listrik juga belum ada. Ya sekitar 20 persen lagilah Tim kurangnya,’’ ujarnya.

Tim balap DKI Jaya akan bereintikan 4 pembalap yakni Rafid Topan, M. Dwi Satria, Rey Ratukore dan M. Fadli. Dipercaya sebagai pelatih yakni Petrus Canisius dibantu Gandung Darmoko (pelatih fisik) dengan Eddy Saputra sebagai manajer tim.

Seperti diketahui, DKI Jaya menargetkan 3 medali emas dari cabang balap motor dan mewaspadai kekuatan tim balap motor DI Yogyakarta dan Jawa Timur. [arp]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya