Berita

hartati murdaya

Beda dengan Anas Urbaningrum, Hartati Murdaya Senasib dengan Nazaruddin

SELASA, 14 AGUSTUS 2012 | 12:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kemunduran pengusaha nasional yang saat ini tersangkut kasus suap Bupati Buol Hartati Murdaya dari anggota Dewan Pembina Partai Demokrat dinilai semacam sikap protesnya terhadap petinggi partai yang tidak mau memberikan pembelaan, tetapi malah ramai-ramai mengambil jarak dan cuci tangan.

Pengamat politik AS Hikam menilai, sikap para petinggi Demokrat terhadap Hartati berbeda sekali dengan apa dialami Sang Ketua Umum, Anas Urbaningrum. Menurutnya, perlakukan yang diterima Hartati mirip dengan yang dialami mantan Bendahara Umum Demokrat M. Nazaruddin.

"Petinggi PD seolah-2 'lupa' terhadap jasa HM (Hartati Murdaya) kepada partai dan elitenya," ujar Hikam (Selasa, 14/8).

Alih-alih memberikan simpati, elite Demokrat, sejak kasus Buol dibongkar KPK, menyatakan bahwa kasus ini adalah urusan pribadi sang taipan tersebut. Seolah-olah PD tak ada urusan sama sekali dan tetap putih-bersih.

"Bisa dimaklumi jika HM merasa dirinya ibarat 'habis manis, sepah dibuang.' Politik, konon, tak kenal kawan dan lawan permanen. Yang ada hanyalah kepentingan permanen," demikian Wakil Rektor President University ini. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya