Berita

hatta rajasa

Usung Capres Islam, Ketum BM PAN Tak Kuatir Dituding Bawa Misi Terselubung

SELASA, 14 AGUSTUS 2012 | 11:24 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum DPP BM PAN Yandri Susanto akan mulai membuka komunikasi dengan semua pihak terutama partai Islam dan partai yang berbasis massa Islam untuk mendiskusikan bagaimana caranya agar pemimpin Islam tampil pada pemilihan presiden 2014 mendatang.

"Saya akan bergerilya. Ini bukan hanya (keinginan) PAN. Tapi semua harus terpanggil untuk membicarkan bagaimana baiknya 2014," ujar Yandri Susanto kemarin petang.

Hal itu disampaikan Yandri usai diskusi "Menimbang Peluang Calon Presiden dari kalangan Islam" di kantor BM PAN Jalan Tebet Raya Dalam, 23 A, Tebet, Jakarta. Tampil sebagai pembicara dalam diskusi itu, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Saleh P. Daulay; Dekan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Bahtiar Effendy; dan pengamat politik Teguh Santosa.

Yandri mengaku tidak mempermasalahkan apabila dalam gerilyanya itu dituding dirinya hanya untuk mengajak partai lain mendukung jagoannnya pada pilpres nanti, Hatta Rajasa. Karena BM PAN, diakuinya memang akan terbuka bahwa Hatta Rajada adalah capres PAN. BM PAN tidak akan bersembunyi-sembunyi, apalagi main kucing-kucingan.

"Kami harus jujur, bahwa calon dari PAN itu Bang Hatta Rajasa dan itu sudah final. Nggak mungkin kami diam-diam. Justru ini bentuk kejujuran kami," ujarnya.

Nah sejauh ini, sambung Yandri, partai Islam dan partai berbasis massa Islam lainnya, yaitu PKS, PPP dan PKB, belum menentukan siapa yang akan diusung pada hajatan lima tahunan itu.  "Makanya kami menunggu respons dari partai lain. Yang lain kan belum ada. Makanya, kenapa ini tidak dirajut saja," ungkapnya.

Yandri mengklaim Menko Perekonomian itu memenuhi kriteria sebagai pemimpin umat Islam. Dan sampai saat ini, Hatta tidak memiliki resistensi dari kelompok manapun. "Artinya, daya tolaknya terhadap dirinya nyaris tidak ada. Tinggal Bagaimana mengkapitalisasi ini menjadi isu menarik sehingga Bang Hatta dinilai layak," tandasnya. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya