Berita

saleh daulay

Tokoh Islam Harus Tampil pada Pilpres 2014

SENIN, 13 AGUSTUS 2012 | 20:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tokoh Islam diharapkan tampil sebagai calon presiden pada pemilihan presiden 2014 mendatang.

Harapan itu disampaikan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Saleh P. Daulay dalam diskusi "Menimbang Peluang Calon Presiden dari kalangan Islam" di kantor BM PAN Jalan Tebet Raya Dalam, 23 A, Tebet, Jakarta Selatan (Senin, 13/8).

Selain Saleh, juga hadir sebagai pembicara Ketua Umum BM PAN, Yandri Susanto; Dekan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Bahtiar Effendy; dan pengamat politik Teguh Santosa.

"Mengapa kita perlu bicara soal capres Islam? 85 persen penduduk Indonesia adalah Muslim. Mayoritas penduduk Indonesia adalah Islam," jelasnya.

Sebagai negara mayoritas berpenduduk muslim, Indonesia harus mampu membantu negara-negara muslim kecil lain. Dan itu bisa dilakukan, sambung Saleh, jika presiden Indonesia adalah seorang muslim yang baik.

Tapi pertanyaannya, apakah ada capres dari parpol Islam. Saleh dengan tegas menjawab ada.

"Karakteristik capres Islam yaitu mengerti dan melaksanakan ajaran-ajaran Islam; peduli pada kepentingan umat Islam; dan mau memperjuangkan kepentingan Islam," papar Saleh.

Kalau memenuhi persyaratan dan kualifikasi itu, Saleh yakin, capres Islam akan diterima oleh masyakat Indonesia dari berbagai elemen. "Kalau kualifikasi bagus, insya Allah bisa diterima," yakin Saleh.

Namun Saleh, yang juga dosen FISIP UIN Jakarta ini ragu apakah partai-partai Islam dan berbasis massa Islam mampu mengusung capres Islam. Menurut Saleh, partai-partai itu agak sulit bersatu karena adanya friksi-friksi dalam parpol Islam; banyak kepentingan; dan punya agenda yang berbeda-beda.

Sejauh ini, dari sembilan partai yang ada di DPR, hanya dua partai berasas Islam. Yaitu, PKS dan PPP. Sementara partai berbasis massa umat Islam adalah PAN dan PKB. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya