Berita

ilustrasi

Otomotif

Penjualan Yamaha Tembus 185.783 Unit Jelang Lebaran

Didongkrak Motor Bebek & Mio
SABTU, 11 AGUSTUS 2012 | 10:44 WIB

PT Yamaha Manufacturing Motor Indonesia (YMMI) mengklaim sukses menjual 185.783 unit atau naik 11 persen menjelang Lebaran. Kenaikan ini didongkrak oleh penjualan motor bebek dan Mio pada Juli 2012.

NEW Vega ZR, Mio J FI dan Soul GT menjadi penyumbang terbe­sar dalam mendongkrak penjua­lan Yamaha.

   Menurut Direktur Pemasaran dan Ko­mu­nikasi Yamaha Eko Prabowo, lonjakan permintaan New Vega ZR yang semula hanya 54 unit, naik menjadi 1.338 unit atau 2.378 persen. Penjualan Mio J FI naik 28,15 persen dari 14 unit menjadi 3.956 unit. Sedangkan Soul GT terjual 42.943 unit.

Sementara All New Jupiter Z1, bebek injeksi perdana Ya­ma­ha yang baru diluncurkan pada Juli lalu, mendapatkan sambutan po­sitif dengan perolehan pen­jua­lan 4.182 unit. Total pen­jualan be­bek Yamaha pada Juli 43.792 unit, ada kenaikan 20 persen di­ban­dingkan Juni 36.372 unit.

“Hadirnya All New Jupiter Z1 akan memperkuat penjualan Ya­maha sekaligus memperkuat brandnya sebagai mesin  Fuel In­jection (FI)  di 2014,” ujar dalam siaran pers kepada Rakyat Mer­deka, Rabu (8/8).

Sementara di segmen sport, Yamaha mampu meraup pen­jua­­lan sebesar 14 persen atau terjual 43.289 unit dari 37.979 unit ken­daraan. Yamaha masih tetap me­mimpin penjualan di segmen sport pada Juli baik itu V-Ixion, Byson dan Scorpio men­cetak kenaikan. V-Ixion naik 1 persen dari 32.089 unit jadi 32.445 unit, Byson meroket 92 persen (5.032 unit jadi 9.683 unit) dan Scorpio 35 persen (858 unit jadi 1.161 unit).

Total penjualan Yamaha se­panjang Januari hingga Juli 2012 mencapai 1.503.506 unit dengan bebek menyumbang 441.028 unit, matik 801.999 unit dan sport 260.479 unit.

Eko optimistis, Yamaha dapat menguasai pangsa pasar Indo­nesia. Penjualan dapat didong­krak dengan penjualan produk baru Yamaha Jupiter Z1. Eko mengatakan, dengan munculnya Jupiter Z1, jenis lama akan di­hentikan produksinya. Yamaha akan menggenjot produksi Ju­piter Z1 sebesar 15.000 hingga 25.000 unit per bulan. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya