Berita

dede yusuf/ist

PILGUB JABAR

Kalau SBY Restui, Dede Yusuf Bakal Lebih Nempel ke Warga

KAMIS, 09 AGUSTUS 2012 | 15:34 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Petinggi Partai Demokrat meminta Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, mempertahankan elektabilitasnya agar tetap berpeluang menjadi Gubenur Jawa Barat pada Pilkada Jawa Barat yang akan digelar tahun depan.

Hasil survei elektabilitas mantan aktor yang melambung lewat Catatan Si Boy itu diakui Demokrat cukup tinggi, yakni 46 persen, melampui kandidat calon gubernur lain dari kader Partai Demokrat.

Menurut Dede, dirinya menganggap keinginan elit Demokrat itu sebagai hal yang positif dan baginya permintaan itu tidak akan memudarkan sifatnya yang selama ini sangat dekat dengan warga Jawa Barat.


"Kedekatan dengan masyarakat akan saya pertahankan. Kalau angka-angka elektabilitas itu kan hitungan para ahli," katanya usai menghadiri kegiatan bakti sosial Ramadhan yang diselenggarakan Persaudaraan Istri Anggota (PIA) Fraksi Partai Demokrat di  Depok, Jawa Barat, Kamis (9/8).

Andai kata dirinya diputus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY, sebagai calon gubernur, Dede Yusuf, menegaskan, tidak akan memperbanyak baliho-baliho atau spanduk-spanduk. Melainkan, meningkatkan silaturahmi dan mendengarkan suara warga Jawa Barat secara langsung.

"Saya belum bisa pastikan karena keputusan itu oleh majelis tinggi partai. Prinsipnya, saya berbuat yang terbaik saja. Biarkan soal siapa yang maju itu diputuskan ketua umum dan majelis tinggi partai saja," kata Dede.

Dalam kegiatan itu, kader Partai Demokrat, terutama pengurus DPC merasa yakin kalau Dede Yusuf menjadi calon gubernur DKI, warga Depok akan memilihnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya