Berita

joko widodo/ist

Gerindra: Virus Jokowi Merambah ke Sumatera Utara

RABU, 08 AGUSTUS 2012 | 18:14 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kemenangan Joko Widodo pada Pilgub DKI putaran pertama dinilai membawa arus perubahan pada proses Pilgub yang sedang berlangsung di daerah-daerah, khususnya di Sumatera Utara.  

"Sewaktu reses ini, ketika  menghadiri acara buka puasa Gerindra di berbagai Kabupaten dan Kota di Sumut, di setiap acara bincang-bincang, pertanyaan yang sering muncul adalah bagaimana Fauzi Bowo sebagai Gubernur bisa kalah dan Jokowi yang kelihatannya polos tanpa politik uang bisa menang di putaran pertama?" ungkap politisi senior Gerindra, Martin Hutabarat, kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (8/8).

Legislator dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara III itu beranggapan, banyak orang di daerah lain melihat kemenangan Jokowi adalah fenomena rindu figur alternatif. Di Sumut, tokoh seperti Jokowi diimpikan muncul pada Pilgub Sumatera Utara 2013 yang akan datang. Pendeknya, kemenangan Jokowi begitu mengesankan pada putaran pertama DKI, menjungkirbalikkan imej yang selama ini tertanam bahwa calon kepala daerah harus menang dengan politik uang.


"Fenomena kemenangan Jokowi menjadi virus perubahan yang luar biasa pengaruhnya di daerah, khususnya di Sumut yang merindukan terlaksananya pilkada di Sumut secara damai tanpa money politic," ujarnya.

Dia terangkan juga, rakyat Sumatera Utara sudah lama gerah dengan istilah miring "Sumut" atau yang kalau dipanjangkan, "semua urusan mesti uang tunai". Akibatnya, banyak pejabat termasuk Gubernur dan Bupati tersandera karena kasus korupsi.

"Rakyat di Sumut menginginkan pemimpin yang bisa membuat pemerintahan bersih tanpa kasus korupsi. Jokowi adalah salah satu kasus, dia menang pada pilkada di Solo untuk jabatan kedua dengan dukungan 93 persen pemilih tanpa politik uang," ucapnya.     

Menurut pengamatannya, "virus" Jokowi mulai menular ke Pilgub Sumut. Rakyat merindukan cagub yang bersih dan merakyat serta menginginkan pilkada yang bersih dari politik uang.  

"Virus perubahan yang ditularkan pilkada DKI sangat mendapat dukungan luas dari rakyat Sumatera Utara yang akan mengadakan pilgub di awal tahun depan," tandasnya. [ald]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya