Berita

jusuf kalla/ist

PILGUB DKI

Pengakuan JK Soal Jokowi, Membelah Dukungan Sekaligus Menohok Ical

SENIN, 06 AGUSTUS 2012 | 18:29 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Terungkap, Jusuf Kalla yang pertama meminta Joko Widodo maju sebagai Cagub DKI. Pengakuan mantan Wapres yang sekaligus pernah menjabat Ketua Umum Golkar itu jelas akan berpengaruh pada putaran dua Pilkada DKI.

"Pada putaran kedua Pilkada DKI, Golkar jelas terbelah. Pihak Ical dukung Foke-Nara, sementara JK dan beberapa tokoh Golkar secara pribadi dukung Jokowi-Ahok," kata politisi senior Partai Golkar, Zainal Bintang, kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (6/8).

Menurut dia, meski JK bukan pengurus Golkar lagi, tapi kenyatanyaannya adalah JK lebih berpengaruh di internal partai maupun di mata masyarakat dibanding Ical. Apakah Ical akan berani menegur sikap JK itu?


"Soalnya ketokohan JK lebih berbobot daripada Ical," kata Bintang.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Ormas MKGR itu tegaskan bahwa figur Ical belum berakar di Golkar, apalagi di masyarakat. Malah citranya di masyarakat sangat negatif karena terstigma kasus lumpur Lapindo dan kasus pajak Gayus Tambunan.

Stigma negatif itulah yg membuat Ical tersandera dan dia juga menyandera Golkar.
Putaran kedua Pilkada DKI akan mempertaruhkan nama Ical. Kalau Foke-Nara kalah, maka Ical akan kena getahnya di Pilpres 2014.

"JK itu bukan tandingan Ical, itu hal yang sudah pasti. Dengan mendukung Jokowi, itu
artinya JK dan kawan-kawan tidak mendukung Ical," ungkap wartawan senior itu. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya