Berita

ilustrasi/ist

Wawancara

Jokowi: Saya Hanya Diam, Kok Dibilang Bohong

SENIN, 06 AGUSTUS 2012 | 10:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Dalam acara berbuka puasa di kediaman mantan wakil presiden Jusuf Kalla, di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu petang kemarin (5/8), sang tuan rumah mengatakan bahwa dirinya adalah pihak pertama yang meminta agar Joko Widodo alias Jokowi mencalonkan diri dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

Setelah menghubungi Jokowi via telepon, JK mengunjungi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk meyakinkan hal itu.

Jokowi yang berpasangan dengan Basuki T. Purnama alias Ahok menang dalam putaran pertama bulan Juli lalu. Tanggal 20 September nanti keduanya akan melayani duet Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli di putaran kedua.

Usai berbuka puasa di kediaman JK kemarin petang, Jokowi berkenan menjawab pertanyaan wartawan. Berikut petikannya:

Dukungan JK ini bagaimana?
Memang dari awal.

Tidak ada masalah dengan Golkar (yang di putaran pertama mendukung Alex Noerdin dan di putaran kedua mendukung Fauzi Bowo)?
Bagus-bagus saja.

Kok disembunyikan dukungan JK ini?
Secara etika kan tidak benar. JK kan dari Golkar. Golkar dulu ada calonnya (Alex Noerdin).

Fauzi Bowo (kini) didukung PPP dan Golkar. (Apa) langkah (Anda)?
Terserah partainya dong. Tidak ada masalah.

Tidak takut dukungan PPP dan Golkar ke Fauzi Bowo?
Ya takut.

Kalau tadi ke PKS ngapain?
Silaturahmi Ramadhan.

Tidak mencari dukungan (PKS)?
Kita kan dianjurkan banyak-banyak silaturahmi di bulan Ramadhan.

Ketemu Pak Lutfi (Presiden PKS Lutfi Hasan)?
Ya ketemu.

Minta dukungan ya ke PKS? Nanti bohong lagi, (seperti) dukungan JK dulu aja bohong…
Siapa yang bohong. Saya hanya diam saja. Kok dibilang bohong. Masa seperti itu harus diungkapkan.

Silaturahmi ke Fauzi Bowo sudah?
Nantilah, nanti.. [guh]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya