Berita

Abraham Samad

Polri-KPK Sengaja Dibenturkan agar Abraham Samad Lupa Kasus Besar?

MINGGU, 05 AGUSTUS 2012 | 14:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komisi Pemberantasan Korupsi diharapkan fokus menangani kasus-kasus besar. Meski tetap memantau penanganan kasus korupsi proyek simulator ujian pembuatan SIM di Korlantas Mabes Polri.

"(KPK) Kembali fokus mengusut kasus-kasus besar. Kasus ini tetap dipantau," jelas anggota Komisi III DPR Ahmad Yani kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 5/8).

Karena itulah, perseteruan antara KPK dan Kepolisian dalam mengusut kasus yang diduga melibatkan mantan Korlantas Mabes Polri Irjen Djoko Susilo dikhawatirkan hanya permainan kelompok tertentu yang mempunyai niat tidak baik.

"Saya takut, ada orang yang sengaja mengobok-obok KPK dengan Kepolisian, sehingga berantuk terus. Sehingga kasus besar yang ditangani KPK yang katanya akan ada tersangka-tersangka baru akan hilang," sambungnya.

Beberapa kasus yang dimaksud Yani adalah kasus bailout Bank Century, kasus suap Bupati Buol yang diduga melibatkan petinggi Demokrat Siti Hartati Murdaya, kasus Hambalang, Wisma Atlet, suap PON Riau dan kasus cost recovery Migas.

"Saya melihat sudah ada gerakan-gerakan dari orang yang tidak senang dengan (Ketua KPK) Abraham Samad dari sejak awal. Karena Abraham berjanji dalam setahun akan membongkar kasus-kasus besar," jelasnya. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya