Berita

triyatno

Olahraga

Angkat Besi & Panahan Jadi Cabor Prioritas

Setelah Bulutangkis Rontok
MINGGU, 05 AGUSTUS 2012 | 08:06 WIB

Ketua Kontingen Indonesia un­tuk Olimpiade London 2012, Erick Thohir menyatakan, ca­bang olahraga (cabor) angkat be­si yang prestasinya mampu me­lewati bulutangkis akan menda­pat bapak asuh untuk menjadi cabang yang lebih baik.

“Saya akan mempersiapkan program ‘bapak asuh’ bagi ang­kat besi. Akan ada perusahaan dan pengusaha yang jadi bapak asuh angkat besi dengan duku­ngan dana untuk pembinaan,” ujar Erick dalam keterangannya di London, Inggris, kemarin.

Namun, Erick belum mau me­ngatakan, perusahaan mana yang akan jadi “bapak asuh” bagi ca­bang yang menyumbang satu me­dali perak dan satu perunggu di Olimpiade London 2012 tersebut.

Menurut Wakil Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) itu, cabang olahraga selain bulu­tang­kis harus didorong menjadi wa­kil Indonesia untuk bisa meraih emas di Olimpiade. Walau begi­tu, peranan besar atau hegemoni di bulutangkis dinilai Erick harus kembali dikembalikan ke pang­ku­an ibu pertiwi.

Sementara itu, gagalnya Indo­ne­sia mempertahankan tradisi me­­­dali emas Olimpiade dari ca­bang bulutangkis, membuat pe­me­rintah tergugah untuk memo­les cabang lain.

Menteri Pemuda dan Olahra­ga, Andi Mallarangeng menga­takan, setidaknya harus ada lima cabang yang menjadi andalan In­donesia untuk mendulang prestasi.

“Kita harus memiliki lima ca­bang yang bisa diandalkan untuk menyumbang prestasi. Angkat besi telah membuktikan mampu. Harus ada cabang lain yang lain seperti itu,” tegas Andi.

Perhatian serius pun akan di­be­rikan kepada angkatbesi dan pa­nahan. Kedua cabang itu mem­­buktikan memiliki potensi untuk menjadi yang terbaik di dunia. Angkat besi dan panahan akan men­dapat prioritas yang sama besar dengan bulutangkis dalam hal pembinaan dan pendanaan.

“Kita harus mempersiapkan pres­tasi untuk Rio (Rio de Ja­neiro, Olimpiade) 2016. Kita ha­rus melakukan persiapan serius ter­utama di angkat besi supaya hari ini perak, tapi besok kita emas,” tutur Andi.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya