Berita

Kamerad dan HMI Jakarta Imbau Pengusaha Tutup Hiburan Malam

MINGGU, 05 AGUSTUS 2012 | 02:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Mahasiswa dan aktivis pemuda meminta aparat keamanan dan segenap jajaran pemerintah DKI Jakarta bertindak tegas terhadap pengelola tempat hiburan malam yang tetap beroperasi hingga pertengahan Ramadhan ini.

Permintaan itu disampaikan aktivis mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Komite Aksi Mahasiswa Pemuda untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) dan Kader-kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Jakarta.

Mereka menegaskan, bulan Ramadhan merupakan bulan suci bagi umat Islam yang perlu dihormati. Masih beroperasinya tempat-tempat hiburan malem dinilai tidak menghormati bulan penuh rahmat ini. Mereka pun akan melakukan aksi untuk memantau tempat hiburan malam yang masih buka.


"Kami akan mengeliling jalan-jalan Ibukota," kata Presedium KAMERAD, Haris Pertama kepada wartawan, di Tugu Proklamasi, Minggu (5/8) dini hari.

Selain melakukan pemantauan terhadap tempat-tempat hiburan malam, mereka juga akan keliling membagikan makanan sahur kepada masyarakat Jakarta yang tidak mampu. Haris mengatakan, ini sebagai bentuk kepedulian mahasiswa kepada masyarakat. Mahasiswa bukan hanya berdemo, tapi bisa memberikan perhatian kepada masyarakat yang kurang mampu.

"Kami berharap semoga ke depannya masyarakat DKI Jakarta dapat lebih sejahtera," tegasnya.

Sementara itu, Dirgan, aktivis HMI dari Universita Bung Karno, mengatakan demi menambah indahnya dan sucinya bulan Ramadhan Kamerad dan HMI mengimbau kepada seluruh aparat keamanan dan segenap jajaran pemerintah DKI Jakarta untuk menghimbau kepada para pemilik tempat maksiat untuk segera menutup mulai malam ini sampai hari raya nanti.

"Hal ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak sama-sama kita inginkan," himbaunya.

Hadir dalam aksinya tersebut Abdul Jabbar perwakilan IMEJ, Achmed Syaiful Anwar mantan pengurus HMI Cabang PUSTARA, Annisa perwakilan HMI ALTRI, Kuswara perwakilan HMI LPI, Vicky Fajar perwakilan HMI BSI. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya