Berita

ilustrasi/ist

BNPB: Data Terakhir Korban Tewas Banjir dan Longsor di Ambon 10 Orang

SABTU, 04 AGUSTUS 2012 | 11:03 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Badan Nasional Penanggulangan Bencana merilis, hingga saat ini data warga yang tewas akibat terjangan banjir dan longsor di Kota Ambon berjumlah 10 orang.

"Tidak benar jika ada berita yang menyampaikan 18 orang meninggal," tegas Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, lewat keterangan persnya (Sabtu, 4/8).

Menurut data yang dihimpun BNPB, korban meninggal tersebut tersebar di BTN Kanawa dan Desa Passo masing-masing empat orang, dan dua orang di Desa Negeri Lama. Korban yang menderita luka-luka dilaporkan sebanyak lima orang, terdiri dari tiga orang masih rawat inap di rumah sakit dan dua orang lagi luka ringan.


Bencana banjir dan longsor juga menyebabkan kerusakan fisik yakni 236 unit rumah rusak berat, 238 rumah rusak sedang, dan 1.569 rumah rusak ringan. Sementara 126 unit rumah lainnya terancam longsor. Puluhan infrastruktur dan bangunan umum juga rusak.

Hingga saat ini, banjir yang menerjang sejak Rabu (1/8) pukul 04.00 WIB masih menggenangi beberapa wilayah di Kota Ambon. Rumah terendam masih 7.203 unit, tetapi sekarang air sudah surut. Sedikitnya, 1.752 kepala keluarga atau 6.179 jiwa terpaksa mengungsi di 18 lokasi aman.

Sutopo memastikan Tim Reaksi Cepat BNPB masih di lokasi mendampingi BPBD Kota Ambon dan BPBD Provinsi Maluku dalam penanganan darurat bencana. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya