Berita

kofi annan/ist

Dunia

KRISIS SURIAH

Kofi Annan Pilih Mengundurkan Diri

JUMAT, 03 AGUSTUS 2012 | 07:58 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Tak tahan menghadapi berbagai tekanan dalam penyelesaian konflik di Suriah, mantan Sekjen PBB Kofi Annan akhirnya mengundurkan diri dari posisi sebagai Utusan Khusus PBB dan Liga Arab.

Kofi Annan adalah figur yang selama ini berupaya keras mengupayakan perdamaian antara pihak pemberontak dengan pemerinah Bashar Assad. Ia mengatakan, dukungan positif dari dunia internasional akan mempermudah upaya perdamaian itu.

Pengunduran diri Kofi Annan disebutkan karena militerisasi yang meningkat di lapangan menjelang "pertempuran Aleppo" dan perpecahan di kalangan Dewan Keamanan PBB dalam menyikapi krisis Suriah.

Menurut Annan yang berbicara di Jenewa seperti dikutip dari CNN pengunduran itu telah disampaikannya kepada Sekjen PBB Ban Ki-moon dan Sekjen Liga Arab Nabil el-Araby. Kepada kedua pemimpin itu, Annan mengatakan dirinya tidak akan memperpanjang mandat yang diberikan kepada dirinya pada 31 Agustus nanti.

Pemerintahan Assad melalui siaran televisi nasional menyesalkan pengunduran diri itu. Sementara Ki-moon mengatakan dirinya bersama el-Araby akan mencari pengganti Kofi Annan yang mampu mewujudkan perdamaian di Suriah.

"Ongkos kemanusiaan dalam konflik ini yang begitu besar dan ancaman luar biasa yang diakibatkan krisis ini pada tatanan perdamaian dan keamanan internasional menjadi pembenaran bagi upaya menciptakan transisi perdamaian, namun membuat tantangan menjadi sulit. Peningkatan militerisasi di lapangan dan kurangnya persatuan di Dewan Keamanan secara fundamental mengubah kondisi yang memungkinkan bagi saya untuk melaksanakan peran secara efektif," ujar Kofi Annan. [guh]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya