Berita

ilustrasi/ist

Banjir di Ambon Meluas, 8 Tewas, 3 Hilang, 5 Luka

RABU, 01 AGUSTUS 2012 | 18:07 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Banjir di Kota Ambon yang terjadi sejak 04.00 WIT hari ini, hingga sekarang menggenangi lima wilayah kecamatan yaitu Nusaniwe, Sirimau, Teluk Ambon, Baguala, dan Leitimur.

Menurut data yang dirilis Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga kini tercatat 8 orang meninggal dunia, 3 orang dalam pencarian, 3 orang luka berat, 2 orang luka ringan. Seluruh korban meninggal telah dievakuasi, yaitu 2 orang di BTN Kanawa, 4 orang di Desa Passo, dan 2 orang di Desa Negeri Lama.

Sebanyak 39 unit rumah rusak berat dan 30 unit rumah rusak ringan. 25 unit rumah terancam longsor. 1.785 unit rumah terendam banjir. Sebanyak 131 KK (599 jiwa) mengungsi yang tersebar di 6 titik yaitu di Kelurahan Benteng, Batu Meja, Waihako, Uritetu, Batu Merah, dan Tawiri.


BNPB telah mengirimkan Tim Reaksi Cepat ke Ambon untuk mendampingi penanganan darurat. BPBD bersama unsur terkait yaitu TNI, Polri, Basarnas, PMI, Satpol PP, Tagana, Dinas terkait dan masyarakat masih melakukan penanganan darurat.

Evakuasi korban dan pembersihan lokasi longsoran masih dilakukan. Telah didistribusikan bantuan logistik dan makanan siap saji. Pendataan masih dilakukan.

Luasnya daerah banjir dan longsor menyebabkan beberapa titik longsor belum ditangani. Kebutuhan mendesak meliputi makanan siap saji, karung, tikar, perlengkapan dapur dan sebagainya.

Masyarakat yang tinggal di lereng perbukitan dan bantaran sungai diimbau untuk waspada terhadap banjir dan longsor mengingat tutupan awan di sekiar Ambon masih cukup tebal. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya