Berita

presiden sby/ist

Presiden SBY: Pers Berikan Tempat yang Sama untuk Semua Kandidat

RABU, 01 AGUSTUS 2012 | 06:22 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Salah satu syarat agar demokrasi dapat berjalan dengan baik adalah apabila media massa dan pers memberikan kesempatan yang sama kepada semua kandidat yang bertarung memperebutkan jabatan politik baik dalam pemilu maupun pilpres.

Hal itu disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika memberikan sambutan dalam buka puasa bersama puluhan pimpinan media massa nasional di Istana Negara, Selasa petang (31/7).

Memberikan kesempatan kepada para kandidat untuk menyampaikan pikiran-pikiran, visi, serta solusi-solusi yang mereka tawarkan penting dilakukan agar masyarakat mengetahui kapasitas dan kapabilitas kandidat.

"Harapan saya, media massa dan pers memberikan ruang dan kesempatan kepada para kandidat, dari manapun, untuk memperkenalkan dirinya," ujar SBY.

"Pastikan rakyat mengikuti dan sungguh mengerti tentang sosok itu dan apa yang menjadi pikiran dan langkah-langkah besarnya," sambungnya.


 SBY juga mengatakan, keberhasilan pemilu dan pilpres mendatang dapat dilihat dariketerlibatan semua pihak dalam menyelenggarakan, menggelar, dan membuat kampanye pemilu yang baik dan berkualitas.

"Pahalanya akan tinggi apabila insan pers dan media massa benar-benar membuka ruang yang adil, yang setara, dan yang konstruktif sehingga semuanya bisa berkomunikasi dengan baik dengan rakyatnya," demikian SBY.

Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II juga hadir dalam acara buka puasa bersama pimpinan media massa ini. Tampak antara lain Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, dan Menteri Agama Suryadharma Ali. Ibu Negara Ani Yudhoyono, Wakil Presiden dan Ibu Herawati Boediono juga hadir dalam kegiatan ini. [guh]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya