Berita

Saleh Daulay

Enam Hal yang Harus Dilakukan AMM agar Pesan Dakwah Sampai ke Kelas Menengah

SELASA, 31 JULI 2012 | 02:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Aktivis Muda Muhammadiyah Muhammadiyah dituntut segera menyikapi lima dampak negatif di balik meningkatnya kelas menengah dalam menjalankan dakwah. Sebagai organisasi dakwah, ortom Muhammadiyah dituntut melakukan upaya-upaya konkrit agar dakwah bisa disampaikan kepada kalangan kelas menengah tersebut.

Demikian disampaikan Ketua Umum PP. Pemuda Muhammadiyah, Saleh P. Daulay, ketika menjadi pembicara Pengkajian Ramadhan PP Muhammadiyah, "Dakwah AMM: Transformasi Nilai-nilai Islam untuk Kalangan Kelas Menengah Muda" di Aula Rumah Sakit Islam, Cempaka Putih, Jakarta (Senin, 30/7).

Menurutnya, ada enam hal penting menurut yang perlu dilakukan oleh aktivis muda Muhammadiyah. Pertama, character building (pembinaan akhlak). Untuk mengantisipasi dampak negatif dari perubahan sosial yang terjadi, pembinaan akhlak merupakan keharusan. Hal ini penting agar aktivis AMM dapat membedakan mana yang sesuai dengan Islam dan mana yang bertentangan.

Kedua, integration (berbaur) dengan kelas menengah. Melalui integrasi dan interaksi diharapkan dapat membuka jalan untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah. Integrasi dan interaksi diperlukan untuk mempengaruhi, bukan untuk dipengaruhi.

Ketiga, networking (pengembangan jaringan). Aktivis muda Muhammadiyah dituntut untuk memperluas jaringannya sehingga tercipta kohesivitas sosial di tengah-tengah masyarakat.

Keempat, connection with policy maker (berhubungan dengan para pengambil kebijakan). Dengan koneksi tersebut diharapkan aturan dan regulasi yang ada diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif dari perkembangan kelas menengah.

Kelima, leadership (kepemimpinan), yaitu menciptakan calon-calon pemimpin yang diharapkan dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

Keenam, commitment (komitmen) terhadap dakwah. Apa pun alasannya, dakwah harus tetap disampaikan karena itu adalah konsekuensi logis menjadi aktivis Muslim.

"Untuk dapat menyampaikan dakwah dengan baik, aktivis muda Muhammadiyah tentu tidak bisa berjalan sendiri. Muhammadiyah dan seluruh elemen masyarakat dituntut untuk ikut ambil bagian," jelas Saleh.

"Anak muda tentu memiliki keterbatasan waktu, pengetahuan, dan tentu saja finansial. Karena itu, semua elemen masyarakat harus terlibat. Pemerintah juga dituntut untuk terlibat aktif dalam membina generasi muda," demikian Saleh. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Realisasi Penerimaan Pajak Tembus Rp1.607 Triliun, Naik 24,1 Persen

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:26

Isu Parliamentary Threshold 1 Persen Mengemuka untuk Keadilan Demokrasi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:23

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:12

TNI Harus Terbuka Ungkap Tuntas Judi Online di Rumah Dinas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:09

Jelang Akhir Pekan Harga Minyak Dunia Bertahan di 103 Dolar AS

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:59

Putin Janji Bantu Iran Akhiri Perang di Timur Tengah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:57

DPR Kebanjiran Aspirasi Masyarakat Soal Putusan MK tentang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:50

Tanpa Restu Gerindra, DPR Diyakini Tidak akan Berani Makzulkan Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:47

Usut Tuntas Aktor di Balik Praktik Judi Online di Rumah Dinas TNI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:37

Loncat dari Lantai Dua, Wanita Ini Selamatkan Anak saat Kebakaran di Rawamangun

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:36

Selengkapnya