Berita

teguh-jon

Jon Erizal: Lewat Pasar Anak Negeri, PAN Buktikan Peduli UKM

SABTU, 28 JULI 2012 | 16:09 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Selama tiga hari ini, sejak kemarin hingga besok, masyarakat DKI Jakarta akan disuguhi pameran UKM yang berasal dari 33 Provinsi di Indonesia. Kegiatan Ini bernama Pasar Anak Negeri yang diadakan PAN di Istora Senyaan Jakarta.

"Pasar Anak Negeri ini adalah program DPP PAN untuk mempromosikan UKM yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Ini merupakan bentuk kepedulian Partai Amanat Nasional kepada wirausaha Kecil dan menengah," ujar Bendahara Umum DPP PAN, Jon Erizal, di Istora, Senayan, Jakarta, (Sabtu, 28/7).

Selain memberikan media promosi dan pasar untuk UKM, DPP PAN tiap harinya juga mengadakan pembagian sembako murah sebagai bentuk kepedulian PAN kepada masyarakat yang kurang mampu dan membantu pemerintah agar harga-harga bahan pokok tidak melambung tinggi.

Jon yang juga calon Gubernur Riau ini mengatakan bahwa kegiatan Pasar Anak Negeri ini juga sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas diterimanya Partai Amanat Nasional di tengah-tengah Rakyat Indonesia selama 14 tahun.

Produk yang dijual di Pasar Anak Negeri ini sangat terjangkau, bahkan masih ada produk UKM yang dihargai dengan bandrol Rp 5.000 Rupiah. Pengunjung dapat menikmati ratusan stand wisata kuliner Nusantara yang disediakan di halaman Istoran Senayan lengkap dengan hiburan yang sudah disediakan oleh panitia. Di bagian dalam gedung disedikan berbagai macam stand kreatif industri dari berbagai daerah di Nusantara.

Para anggota Dewan dari PAN juga tampak menghadiri dan membeli produk UKM dalam kesempatan tersebut. Di antaranya, Wakil Ketua Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy dan anggota Komisi V DPR Teguh Juwarno. Tjatur dan Teguh juga masing-masing adalah Ketua dan Sekretaris Fraksi PAN.[zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya