Berita

misbakhun

PK MISBAKHUN

Andi Arief: Tuhan Menunjukkan Jalan...

SABTU, 28 JULI 2012 | 11:28 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Andi Arief, salah seorang Staf Khusus Presiden, termasuk pihak yang menyambut putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung (MA) yang diajukan mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Misbakhun.

Andi Arief adalah pihak yang mengadukan Misbakhun, pemilik 99 persen saham PT Selalang Prima Internasional (SPI), ke polisi karena memiliki letter of credit (LC) bermasalah dari Bank Century, pada Februari 2010 lalu. Dokumen yang dimiliki Andi Arief menyebutkan bahwa SPI memiliki kredit bermasalah hingga mencapat 22,5 juta dolar AS. Selain Misbakhun, Andi Arief juga melaporkan Frangky Ongkowardoyo yang memiliki 1 persen saham SPI.

"Ramadhan bulan penuh barokah. Tuhan menunjukkan jalan bagaimana seharusnya sebuah kasus yang sempat menyedot perhatian yaitu kasus Century bisa menemukan jalan penyelesaiannya," ujar Andi Arief kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 28/7).

Putusan PK itu, sebut Andi Arief, masih meninggalkan tanda tanya, antara lain karena PK yang diajukan Frangky Ongkowardoyo ditolak.

"Walau ini agak sedikit menimbulkan tanda tanya, namun apapun putusan PK MA harus dihormati," sambung Andi Arief.

Dia juga mengatakan dirinya sedang menunggu petikan amar putusan MA mengenai PK ini, terutama bagian yang menjelaskan tentang novum atau bukti baru yang dapat mementahkan kasasi MA sebelumnya. [guh]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya